Di Indonesia-Africa Forum, Gibran Umumkan Kerja Sama Strategis hingga Bebas Visa ke Afrika Selatan

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming, menghadiri Indonesia-Africa CEO Forum 2025 di Saxon Hotel, Johannesburg. Dalam forum tersebut, Gibran menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto.
Dia menegaskan komitmen kuat pemerintah Indonesia, untuk memperluas kolaborasi strategis dengan negara-negara Afrika. Dia juga menggarisbawahi bahwa hubungan Indonesia–Afrika Selatan memiliki fondasi historis kuat sejak Konferensi Asia-Afrika 1955.
"Pertemuan ini adalah langkah besar untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi ekonomi antara kedua negara," kata Gibran melalui keterangan resminya, Sabtu (22/11/2025).
Baca Juga: Presiden Prabowo Delegasikan Wapres Gibran Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan
Pada forum yang digelar di sela KTT G20 ini, dia menekankan pentingnya kerja sama di bidang energi, industri pertahanan, teknologi, dan rantai pasok dalam merespons dinamika ekonomi global. Dengan kolaborasi, ekonomi yang sedang tumbuh dapat mengubah masa depan secara lebih adil dan inklusif.
Dia juga menyambut baik kebijakan bebas visa antara Indonesia dan Afrika Selatan, sebagai langkah yang akan mempercepat mobilitas pelaku usaha dan masyarakat.
"Dengan kebijakan bebas visa, mobilitas pelaku usaha, investor, dan masyarakat akan semakin mudah, dan ini akan membuka peluang baru yang lebih besar bagi kedua negara," ucapnya.
Untuk memastikan tindak lanjut yang konkret, Gibran memperkenalkan jajaran menteri, wakil menteri, dan duta besar yang hadir sebagai representasi kabinet Presiden Prabowo. Dia menegaskan kesiapan pemerintah untuk membantu proses kerja sama, termasuk jika terdapat kendala di lapangan.
Dia juga mengungkapkan, kunjungan Presiden Afrika Selatan ke Indonesia beberapa waktu lalu merupakan cerminan kerja sama yang mendalam antarkedua negara. Di mana, Presiden Cyril Ramaphosa dan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi di masa depan.
Membawa semangat ini, Wapres pun menyatakan bahwa Afrika adalah mitra strategis jangka panjang bagi Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Trump Tolak Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan, Tuduh Ada Diskriminasi terhadap Warga Kulit Putih
"Afrika adalah masa depan, dan Indonesia ingin membangun masa depan bersama Afrika," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Director General Department of Trade, Industry and Competition Afrika Selatan, Simphiwe Hamilton, mewakili Minister Trade, Industry and Competition Afrika Selatan, Parks Franklyn Mphou Tau, menegaskan nilai strategis forum ini sebagai pilar kerja sama jangka panjang.
"Forum ini bukan hanya pertemuan bisnis, tetapi sinyal kuat bahwa kolaborasi Indonesia dan Afrika Selatan bergerak menuju kemitraan strategis yang mampu menciptakan nilai ekonomi dan pembangunan bagi kedua wilayah," ujar Hamilton.
Dalam rangkaian agenda forum, Wapres juga menghadiri peluncuran awal Indonesia–South Africa High-Level Business Council (ISA-HLBC), sebuah platform yang mempertemukan pemerintah dan pelaku industri untuk mempercepat realisasi proyek prioritas.
Pembentukan forum ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat diplomasi ekonomi, khususnya dengan negara-negara Global South.
Dengan terselenggaranya forum ini, kedua negara berharap mempercepat realisasi investasi, membuka peluang perdagangan baru, serta memperkuat peran sebagai motor pertumbuhan ekonomi kawasan Global South.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









