Akurat

Cucun Akui Sudah Minta Maaf Soal Pernyataan Program MBG Tak Butuh Ahli Gizi

Paskalis Rubedanto | 17 November 2025, 18:49 WIB
Cucun Akui Sudah Minta Maaf Soal Pernyataan Program MBG Tak Butuh Ahli Gizi

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengaku sudah menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan klarifikasi mengenai pernyataannya yang viral soal peran ahli gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Saya sudah sampaikan dengan media sosial saya. Bahkan semalam kita diskusi sama Ketum Persagi, bahkan pemikiran-pemikiran beliau luar biasa tadi dibahas di sini. Tadi juga di awal sudah kita sampaikan," katanya usai bertemu dengan pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Persatuan Ahli Gizi (Persagi) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Cucun kemudian menyampaikan kronologi awal bagaimana diskusi tersebut berjalan.

Baca Juga: Sebut Program MBG Tak Butuh Ahli Gizi, Ini Klarifikasi Cucun Ahmad Syamsurijal

"Jadi gini, saya sampaikan dulu ya kronologinya. Jadi kita menjalankan fungsi pengawasan. Selama ini sering ada keluhan, baik dari mitra maupun semua stakeholder dari SPPG atau ahli gizi sendiri. Kadang-kadang ada SPPG tidak match dengan mitra," jelasnya.

Menurut dia, pembahasan mengenai kebutuhan tenaga ahli gizi sudah mengemuka sejak rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI. Dalam forum itu muncul berbagai usulan untuk mengatasi kelangkaan SDM, termasuk masukan dari peserta rapat. 

"Awalnya kita dari RDP Komisi IX yang mengambil keputusan untuk mencari solusi kelangkaan terkait ahli gizi, akuntan. Nah teman-teman ahli gizi ini sudah tahu di bawah. Menyampaikan usulan, ada kalimatnya jangan pakai embel-embel ahli gizi kalau memang mau diganti," ujarnya.

Dia mengaku baru mengetahui bahwa Persagi dan BGN masih menindaklanjuti MoU teknis yang tertunda sejak Oktober. Kondisi itu membuat sejumlah aturan dan koordinasi di lapangan belum berjalan maksimal. 

"Makanya kejadian kemarin itu karena usulan tidak pakai lagi, usulannya dalam forum itu. Kalau mau diganti jangan pakai embel-embel ahli gizi, kita respons," katanya.

Baca Juga: Profil Cucun Ahmad Syamsurijal: Politikus PKB yang Viral karena Pernyataan Soal Ahli Gizi

Wakil Ketua Umum PKB ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat meremehkan profesi ahli gizi. "Kita akan bawa kalau misalkan seperti ini nanti justru profesinya yang akan tereliminir sama profesi-profesi lain. Tadi saya sampaikan aspirasi di sini dengan BGN, maksimalkan yang ada, profesinya adalah ahli gizi," tutur Cucun.

Terkait forum yang viral, dia menjelaskan bahwa pertemuan itu adalah rapat konsolidasi pengawasan di daerah pemilihannya. 

"Pengawasan ikut rapat konsolidasi, terutama daerah pemilihan. Itu di daerah pemilihan ada berapa jumlah SPPG, ada berapa jumlah mitra, ada berapa jumlah tenaga yang lain—akuntan, ahli gizi. Itu kan menyampaikan terus evaluasi," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.