Akurat

Prabowo Instruksikan Langkah Cepat Turunkan Kemiskinan: Pendidikan Jadi Senjata Utama

Atikah Umiyani | 5 November 2025, 22:50 WIB
Prabowo Instruksikan Langkah Cepat Turunkan Kemiskinan: Pendidikan Jadi Senjata Utama

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan melalui dua pendekatan utama, yakni peningkatan pendidikan dan penguatan program pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, usai mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

“Salah satu poin penting adalah memutus mata rantai kemiskinan melalui dua skema strategi. Pertama, pendidikan, yang paling konkret melalui konsep sekolah rakyat dengan berbagai pengembangannya. Kedua, bersama Pak Menko PMK, mengonsolidasikan pendidikan sebagai bagian integral untuk mengatasi pengangguran dan tantangan dunia kerja di masa depan,” ujar Muhaimin.

Ia menjelaskan, Presiden Prabowo juga memerintahkan peningkatan kualitas dan kapasitas pendidikan vokasi agar lebih relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja.

“Akan diperbanyak pelatihan vokasi untuk mendorong lulusan SMA dan SMK lebih cepat terserap di dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Kita juga akan melibatkan balai-balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta agar sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelasnya.

Baca Juga: Ketua DPD Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Sudah Selayaknya Mantan Presiden Diberi Penghargaan

Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya revitalisasi sekolah vokasi agar kurikulum dan tata kelolanya berorientasi pada penyiapan tenaga kerja masa depan.

“Perintah Presiden adalah melakukan revitalisasi sekolah vokasi, dengan kurikulum dan pengelolaan pendidikan yang berorientasi pada kesiapan lulusan menghadapi serapan lapangan kerja,” tegas Muhaimin.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan bentuk investasi negara yang harus dijalankan secara serius.

Pemerintah juga siap mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi para pelajar dan lulusan, termasuk penguasaan bahasa asing.

Muhaimin menegaskan, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian, terutama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), agar program pemberdayaan masyarakat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata pada pengentasan kemiskinan.

“Kita akan bekerja sungguh-sungguh pada dimensi pemberdayaan dalam menanggulangi kemiskinan melalui berbagai program pemerintah,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.