Akurat

Haji 2026 Dimatangkan: 204 Ribu Jemaah Siap Terbang Mulai 22 April

Ahada Ramadhana | 5 November 2025, 20:07 WIB
Haji 2026 Dimatangkan: 204 Ribu Jemaah Siap Terbang Mulai 22 April

AKURAT.CO Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2025), membahas kesiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji 2026 akan dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026 menuju Madinah Al-Munawwarah, sementara gelombang kedua akan berangkat pada 7 Mei 2026 (20 Dzulqa’dah 1447 H) langsung ke Makkah Al-Mukarramah.

Puncak ibadah haji akan berlangsung pada 8 Dzulhijjah 1447 H / 25 Mei 2026, ketika jemaah mulai bergerak menuju Arafah, dan pelaksanaan wukuf berlangsung pada 9 Dzulhijjah 1447 H / 26 Mei 2026.

Rangkaian keberangkatan jemaah ke asrama haji dimulai pada 21 April 2026 di seluruh embarkasi.

“Setelah puncak haji, kepulangan akan dimulai 1 Juni 2026 dari Jeddah untuk gelombang pertama, dan 16 Juni 2026 dari Madinah untuk gelombang kedua. Seluruh pemulangan akan rampung pada 1 Juli 2026,” jelas Irfan.

Irfan menuturkan, pemerintah kembali menunjuk Garuda Indonesia dan Saudia Airlines sebagai maskapai pengangkut jemaah haji Indonesia. Keduanya dinilai telah memenuhi standar administrasi, teknis, dan operasional.

Baca Juga: Korea Masters: Ubed dan Saut Ke 16 Besar, Dhinda Bikin Kejutan di Laga Debut Super 300

  • Garuda Indonesia akan mengangkut 102.052 jemaah dan petugas, berasal dari Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta (Pondok Gede), Banten, Solo, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

  • Saudia Airlines akan mengangkut 101.860 jemaah dan petugas dari Batam, Palembang, sebagian Jakarta (Pondok Gede), Bekasi, Kertajati–Indramayu, dan Surabaya.

“Secara keseluruhan, sebanyak 204.362 jemaah dan petugas kloter akan diberangkatkan ke Tanah Suci melalui 520 kelompok penerbangan dari 14 embarkasi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Irfan juga menyampaikan kesiapan 14 embarkasi untuk operasional haji 2026, termasuk Aceh, Medan, Padang, Pondok Gede, Bekasi, Solo, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, Lombok, Makassar, Palembang, Batam, dan Kertajati–Indramayu.

Selain itu, pemerintah menyiapkan penambahan dua embarkasi baru, yakni Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk mendukung efisiensi pergerakan jemaah dan pemerataan layanan.

“Dua embarkasi ini disiapkan untuk mendukung efisiensi pergerakan jemaah secara regional, pemerataan layanan, dan efektivitas penyelenggaraan,” tegasnya.

Irfan menyebut Komisi VIII DPR mendukung langkah persiapan penyelenggaraan haji 2026 dan memberikan sejumlah catatan perbaikan.

“Alhamdulillah semuanya lancar. Respons dari Komisi VIII sangat baik. Mereka juga memberikan banyak masukan mengenai apa saja yang perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Baca Juga: AI Ubah Wajah Wealth Management: Dari Layanan Eksklusif Jadi Inklusif untuk Semua Kalangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.