Akurat

Sikap Terpuji Presiden Prabowo dan Komitmen Keberlanjutan Kereta Cepat Whoosh

Wahyu SK | 5 November 2025, 13:18 WIB
Sikap Terpuji Presiden Prabowo dan Komitmen Keberlanjutan Kereta Cepat Whoosh

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto berhasil menunjukkan komitmennya dalam mengusung misi keberlanjutan dari pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Joko Widodo.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza, menilai komitmen tersebut ditunjukkan oleh ketegasan Presiden Prabowo yang siap bertanggung jawab membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

"Sikap Presiden Prabowo terhadap Whoosh dapat dianggap upaya dirinya menunjukkan keberlanjutan program pembangunan dirinya dengan pemerintahan sebelumnya di era Jokowi," katanya, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Perizinan dan Sertifikasi UMKM Dimudahkan agar Memiliki Daya Saing

Dalam hal ini, menurut Efriza, Presiden Prabowo juga menunjukkan tetap berusaha menjaga keharmonisan dengan Jokowi dan enggan menyalahkan Presiden Ke-7 RI itu meski ada kebijakan atau program yang dianggap kurang tepat.

"Ini adalah sikap terpuji Prabowo yang berani mengambil beban besar dari kecerobohan keputusan presiden sebelumnya. Keberlanjutan program Jokowi bukan sekadar Whoosh tetapi juga IKN," ujarnya.

Efriza menilai bahwa keberanian Presiden Prabowo untuk bertanggung jawab juga disebabkan oleh keinginan melanjutkan proyek Whoosh sampai ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga: Setop Barang Bekas Impor, Prabowo Pastikan Pedagang Thrifting Tetap Hidup Lewat Produk Lokal

"Ini menunjukkan jika kereta Whoosh tidak ditanggulangi, kasus ini dianggap kegagalan pemerintahan sebelumnya. Maka tidak mungkin keinginan Presiden Prabowo melanjutkan kereta cepat Whoosh bisa diterima oleh masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya siap bertanggung jawab membayar utang proyek Kereta Cepat Whoosh.

Presiden Prabowo mengaku sudah mempelajari persoalan tersebut dan menurutnya, negara memiliki kemampuan untuk membayarnya.

Baca Juga: Momen Hangat Prabowo dengan Warga Saat Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

"Enggak usah khawatir ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah. Saya akan tanggung jawab nanti Whoosh semuanya," katanya, saat meresmikan revitalisasi Stasiun Tanah Abang Baru, Selasa (4/11/2025).

Presiden Prabowo meminta semua pihak tidak khawatir dan berhenti meributkan utang proyek Whoosh yang merupakan peninggalan era Jokowi.

"Ini bukan negara sembarangan. Saya hitung enggak ada masalah. PT KAI enggak usah khawatir, semuanya enggak usah khawatir," tuturnya.

Baca Juga: Prabowo Bakal Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun

Proyek Whoosh dimulai tahun 2016 dan diresmikan pada 2023. Menurut catatan, utang proyek Whoosh sebesar Rp118 triliun.

Presiden Prabowo mengatakan, pemerintahannya akan mencicil utang tersebut Rp1,2 triliun per tahun.

Padahal sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pembayaran utang Whoosh tidak akan ditanggung oleh APBN.

Baca Juga: Prabowo Tugaskan AHY Bangun Kereta Api di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

"Pokoknya enggak ada masalah karena itu kita bayar mungkin Rp1,2 triliun per tahun. Tetapi manfaatnya, mengurangi macet, mengurangi polusi, mempercepat perjalanan, ini semua harus dihitung," jelas Presiden Prabowo.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK