Jelang Hari Pahlawan, Mensos Gelar Doa Bersama Komunitas Pemulung di Bantargebang

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menggelar doa bersama dengan komunitas pemulung di Cikiwul, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (1/11/2025).
Doa bersama ini digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Pahlawan pada 10 November. Kegiatan ini berlangsung pada sore hari di tengah kawasan permukiman para pemulung.
Di antara deretan rumah semipermanen dan tumpukan barang daur ulang, warga antusias menyambut kedatangan Gus Ipul. Doa bersama ini dipimpin oleh orang tua Alfia Rahma, salah satu siswi sekolah rakyat.
Baca Juga: Kemensos Finalisasi Penerima BLTS Rp31,54 Triliun, Gus Ipul Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
"Saya ingin doa bersama di sini untuk para pahlawan kita, pahlawan bangsa, dan juga pahlawan keluarga," ujar Gus Ipul di komunitas pemulung, dikutip Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, pahlawan keluarga adalah mereka yang berjuang tanpa pamrih untuk menafkahi dan membesarkan anak-anaknya. "Orang tua kita yang bekerja keras untuk anak-anaknya, yang berjuang membesarkan kita semua, itu juga pahlawan yang patut kita banggakan," tambahnya.
Doa bersama berlangsung penuh keakraban meski diguyur hujan. Di antara warga yang hadir, terdapat dua keluarga dari dua siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, yaitu Alvia Rahma dan Jumaroh.
Selain doa bersama, Gus Ipul juga menyempatkan berkunjung ke rumah Alvia. Rumah sederhana yang menjadi tempat Alvia dan keluarga berteduh.
Di rumah tersebut, Alvia tinggal bersama orang tuanya serta kakak dan adiknya. Di sana, dia juga bertemu dan berbincang dengan Alvia dan Jumaroh.
Baca Juga: Gus Ipul Sambangi Prabowo di Hambalang, Lapor Perkembangan Sekolah Rakyat
"Cita-citanya mau jadi apa?," tanya Gus Ipul kepada keduanya. "Ingin jadi Polwan, ingin jadi ilmuwan atau atlet silat," jawab Alvi dan Jumaroh.
Gus Ipul kemudian berpesan agar keduanya semangat belajar. "Nanti langsung balik ke asrama lagi ya," ucap Gus Ipul kepada mereka.
Mrnurutnya, Hari Pahlawan menjadi momentum untuk dapat duduk bersama dengan para pendamping dan keluarga penerima manfaat tentang program kesejahteraan ke depan.
"Sesuai arahan Presiden, yang pertama itu kan diberi perlindungan dan jaminan sosial lewat bansos. Setelah itu nanti naik ke program pemberdayaan. Program pemberdayaan ini, program di mana kita harapkan keluarga nanti lebih jadi keluarga yang mandiri," ujarnya.
Di sana, Gus Ipul juga bercengkrama dengan para lansia. Menurutnya, para lansia menjadi contoh nyata dari perjuangan.
"Beliau ini pahlawan-pahlawan keluarga. Dulu berjuang mencari nafkah untuk para keluarganya. Nah, sekarang yang muda-muda ini yang usia produktif, kita ingin dialog dan kita carikan program pemberdayaan yang cocok," ujarnya.
Kunjungan Gus Ipul kali ini juga disertai pemberian bantuan sembako kepada keluarga Alvia dan Jumaroh serta tetangga sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







