Semangat Sumpah Pemuda Teguhkan Komitmen Prabowo-Gibran Bangun SDM Berdaya Saing Global

AKURAT.CO Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini dinilai semakin memperkokoh semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, mengatakan, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya warisan sejarah, melainkan juga fondasi moral untuk membangun bangsa yang unggul dan berdaya saing global.
Pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sejumlah program-program prioritas.
Baca Juga: Pesan Sumpah Pemuda Presiden Prabowo: Bangsa Besar Lahir dari Pemuda yang Berani dan Jujur
Salah satunya Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), guna memastikan semua generasi bangsa dapat tumbuh dengan sehat.
"Ketika Pak Prabowo jadi Presiden, langsung diluncurkan program cek kesehatan gratis untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali," kata Hariqo, melalui keterangannya, Rabu (29/10/2025).
"Ini menjadi program layanan kesehatan yang terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia. Sekarang jumlah penerima manfaatnya mencapai 45 juta orang dan setiap harinya akan terus bertambah," lanjutnya.
Hariqo mengatakan, komitmen tersebut juga terlihat dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 37 juta penerima manfaat di seluruh daerah.
Program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak bangsa tetapi juga menciptakan jutaan 625 ribu lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, UMKM dan petani milenial.
"Pemerintah terus berupaya memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, panjang usia dan berprestasi. Semua dilakukan agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas," ujarnya.
Baca Juga: Puan Maharani: Sumpah Pemuda Momentum Refleksi Peran Generasi Muda dalam Menjaga Demokrasi
Selain itu, Hariqo mengungkapkan bahwa revitalisasi sekolah dan peningkatan fasilitas pendidikan menjadi bagian penting dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Anggaran Rp16,9 trilun telah dialokasikan untuk memperbaiki 16 ribu lebih sekolah pada tahun 2025. Langkah ni juga sekaligus telah menciptakan 400 ribu lapangan kerja baru.
Pemerintah juga secara bertahap membagikan interactive flat panel atau smartboard ke 288 ribu lebih sekolah. Serta memberikan laptop gratis secara bertahap kepada seluruh siswa sekolah rakyat.
Baca Juga: Hukum Melaksanakan Upacara Hari Sumpah Pemuda dalam Perspektif Islam
"Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan untuk bersatu dan saling mengingatkan. Karena itu, Presiden menekankan pentingnya pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi demi masa depan generasi muda," pungkas Hariqo.
Sementara itu, Tokoh Pemuda Papua yang kini menjabat Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Billy Mambrasar, menilai bahwa semangat Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan.
Ia menyoroti keterlibatan pemuda Papua dalam program MBG dan berbagai inisiatif sosial yang membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi lokal.
Baca Juga: Isi Teks Sumpah Pemuda: Bacaan Lengkap dan Latar Belakang Sejarahnya
"Keterlibatan pemuda-pemudi dalam dapur MBG sangat signifikan karena mampu memberikan makan kepada siswa sekaligus memberdayakan petani milenial di daerah," ujar Billy.
Menurutnya, kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran bersifat menyeluruh, menghubungkan sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi dalam satu ekosistem pembangunan manusia.
Billy meyakini bahwa hasil nyata dari kebijakan ini akan dirasakan dalam jangka panjang.
"Pembangunan manusia tidak bisa diukur dalam satu atau dua tahun tapi hasilnya akan terlihat dalam satu dekade ke depan. Semua harus bergerak dua arah, pemerintah membuka kesempatan dan pemuda harus berani menangkapnya," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









