FPTP dan PKB Gelar Lomba Baca Kitab Kuning, Cak Imin hingga Mahfud MD Didapuk Jadi Juri

AKURAT.CO Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar lomba baca kitab kuning bagi para santri di seluruh Indonesia.
Direktur FPTP yang juga Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, Saifullah Ma'shum, mengatakan, ajang ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2025 dengan semangat percepatan transformasi pesantren.
Melalui lomba ini, PKB dan FPTP berupaya menghidupkan tradisi kajian kitab-kitab salafiyah sebagai khazanah intelektual Islam dan menjadi referensi ulama nusantara.
"Jangan lupa, kajian kitab kuning itu tidak dimiliki oleh kebanyakan di lembaga-lembaga pendidikan yang lain. Hanya pesanten yang mengadakan itu. Maka ini yang harus kita lestarikan," ujar Saifullah di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Baca Juga: PKB Desak KPK Jangan Main Abu-Abu, Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Dia berharap lomba ini dapat diterima dan seluruh pesantren di Indonesia dapat berpartisipasi guna menguji kemampuan para santrinya dalam memahami kitab Kuning.
Adapun, tiga kitab kuning yang dibacakan berjudul Ahkam al-Sulthaniyyah (al-Mawardi), Ghiyatsul Umam (Al-Juwaini) dan Siyasah al-Syar'iyyah (Ibn Taymiyyah).
Sementara, topik kajian yang dilombakan yaitu konsep imamah dan kekuasaan dalam Islam, hubungan agama dan negara, prinsip keadilan dan kemaslahatan, partisipasi politik dalam perspektif syariah serta peran ulama dalam kekuasaan.
Saifullah berharap lomba ini juga bisa menjadi sarana bagi para santri untuk terlibat dalam dunia politik pada masa yang akan datang.
Baca Juga: Dukung Wujudkan Target Ekonomi, PKB Bakal Jadi Mitra Pemerintah yang Loyal dan Kritis
"Jadi demikian supaya nanti dunia politik juga menarik para santri bahwa santri juga terbuka untuk masuk dunia politik," katanya.
Adapun, tahap seleksi lomba dilaksanakan mulai 22 September sampai 31 Oktober 2025. Babak semifinal dilaksanakan pada 8 November 2025 dan babak final pada 9 November 2025.
Beberapa juri dalam lomba ini di antaranya Ketua Umum PKB yang juga Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dan mantan Menko Bidang Polhukam, Mahfud MD.
"Ketua umum kami sendiri, Pak Muhaimin Iskandar, sebagai salah satu juri yang mewakili perspektif, menganalisis kontekstualisasi pemahaman santri untuk menjembatani teks kitab kuning tadi dengan kondisi kekinian. Kalau akademisi yang kita undang adalah Pak Mahfud MD dan ada sejumlah kiai muda dan intelektual lain," jelas Saifullah.
Baca Juga: 18 Ribu Kader PKB dan PLKB Siap Jadi Ujung Tombak Distribusi Makan Bergizi Gratis
FPTP dan PKB mempersembahkan hadiah umrah, piala Menko PM dan piagam penghargaan untuk juara pertama. Kemudian juara kedua dan ketiga akan mendapat uang pembinaan, piala Menko PM serta piagam penghargaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








