Akurat

Prabowo Lakukan Reformasi Pupuk, Aksi Nyata Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Wahyu SK | 10 Oktober 2025, 09:51 WIB
Prabowo Lakukan Reformasi Pupuk, Aksi Nyata Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

AKURAT.CO Pemerintah terus memperkuat agenda reformasi dan hilirisasi sektor pangan nasional, sebagai langkah strategis mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan, berbagai kemajuan di sektor pangan saat ini merupakan hasil nyata dari dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto.

Salah satu terobosan besar yang berhasil diwujudkan adalah penyederhanaan sistem distribusi pupuk.

Baca Juga: Mentan Pastikan Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat, Impor Beras Resmi Berhenti Awal 2026

"Jadi, pupuk dulu distribusinya dan regulasi yang mengikat 145. Dua belas menteri harus paraf baru bisa dikirim kemudian juga harus diketahui 38 gubernur dan 514 bupati dan wali kota se-Indonesia baru pupuk tiba di lapangan," jelasnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Menurut Mentan, berkat penyederhanaan tersebut, kelangkaan pupuk yang selama ini menjadi keluhan utama petani kini sudah tidak lagi terdengar di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil kunjungan ke tujuh hingga delapan provinsi dalam dua minggu terakhir, petani menyampaikan rasa terima kasih karena distribusi pupuk sudah berjalan baik.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Standar Keamanan Pangan Internasional

"Luar biasa dukungan beliau (Presiden Prabowo), ada regulasi inpres sektor pangan, ada 17, kita bongkar. Satu contoh, pupuk, dulu kami keliling seluruh Indonesia, teriakannya petani satu suara, tonenya sama, pupuk kurang, pupuk langka, pupuk mahal. Alhamdulillah sekarang pupuk sudah diterima dengan baik," jelasnya.

Selain reformasi distribusi pupuk, Mentan menyampaikan bahwa pemerintah tengah melaksanakan program perbaikan irigasi pertanian secara besar-besaran melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.

Perbaikan irigasi seluas dua juta hektare akan dilakukan secara terintegrasi tanpa sekat administratif antarprovinsi maupun kabupaten.

Baca Juga: Gibran Dukung Kemandirian Pangan Lewat Penanaman Jagung dan Penebaran Benih Ikan di Tangerang

Langkah-langkah tersebut dilengkapi dengan program akselerasi alat dan mesin pertanian (alsintan), perluasan lahan produktif serta peningkatan kapasitas petani di berbagai daerah.

"Alat mesin pertanian, oplah (optimasi lahan) cetak sawah, kita lakukan akselerasi. Mimpi terbesar kita, Indonesia menjadi lumbung pangan dunia," kata Mentan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK