Kemenko PMK Perkuat Karakter dan Kerukunan Umat Beragama di Dunia Pendidikan

AKURAT.CO Pendidikan penting dijadikan garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi di Indonesia.
Hal itu dikatakan Deputi Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Warsito, dalam Rapat Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama untuk SDM Pendidikan di Sukabumi, pada Selasa (30/9/2025.
Untuk itu, dia meminta Kabupaten Sukabumi dapat berkomitmen dalam membangun generasi muda yang berkarakter serta menjunjung tinggi nilai kerukunan antarumat beragama.
Baca Juga: Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim Targetkan 200 Sekolah Binaan pada 2027
"Sekolah harus menjadi ruang aman bagi keberagaman. Tempat semua peserta didik merasa dihargai dan diperlakukan setara, tanpa memandang latar belakang keyakinan.
Warsito juga menyoroti capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kabupaten Sukabumi tahun 2024 yang mencapai 78,6. Lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional (76,47) maupun Provinsi Jawa Barat (73,43).
Menurutnya, kerukunan adalah modal sosial yang mendukung pendidikan sekaligus pembangunan daerah.
Baca Juga: IWIP dan WBN Perkuat Kompetensi SDM Lokal Lewat Pendidikan dan Pelatihan
Selain kerukunan, rapat juga membahas penguatan karakter generasi muda.
Warsito menekankan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang sehat, berilmu, berlandaskan nilai moral, spiritual serta kebangsaan yang kuat.
Dia pun mengajak dunia pendidikan, tokoh agama dan masyarakat untuk berkolaborasi membangun teladan di sekolah dan lingkungan sosial.
Baca Juga: AHY Tinjau Sekolah Rakyat di Bengkulu, Jamin Akses Pendidikan bagi Seluruh Lapisan Masyarakat
"Kerukunan tidak datang dengan sendirinya. Harus kita bangun lewat dialog, saling memahami dan kesediaan hidup berdampingan dengan damai," ujarnya.
Warsito turut menegaskan pentingnya moderasi beragama di tengah masyarakat.
"Moderasi bukan membuat aturan baru, melainkan mengabadikan praktik baik yang sudah ada (termasuk lewat pendidikan), agar dapat diwariskan hingga generasi mendatang," jelasnya.
Baca Juga: Profil Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Pariwisata Saat Ini: Karier, Pendidikan, dan Kekayaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









