Jamu Ray Dalio, Prabowo Bahas Kunjungan ke PBB hingga Pemberantasan Korupsi

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto membicarakan banyak hal saat menjamu pengusaha sekaligus investor asal Amerika Serikat, Ray Dalio, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (30/9/2025).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa pertemuan itu diawali dengan membahas sejumlah hal terkait dengan kunjungan Presiden Prabowo dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
"Tadi pagi Bapak Presiden menerima Ray Dalio, dan Pak Ray Dalio dan Bapak Presiden dengan delegasi terbatas membahas berbagai hal yang terkait dengan kunjungan Bapak Presiden ke kemarin UN, ke PBB," ucap Airlangga kepada awak media.
Baca Juga: Beri Sejumlah Masukan ke Indonesia, Prabowo Anugerahkan Ray Dalio Bintang Tanda Jasa Utama
Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Ray Dalio juga membahas mengenai situasi geopolitik global. Presiden Prabowo juga melaporkan terkait program-program yang telah dijalankan selama 11 bulan pemerintahan.
"Kemudian membahas terkait dengan situasi geopolitik global, dan juga Bapak Presiden menjelaskan program-program yang telah dijalankan di dalam 10 sampai 11 bulan kemarin," ujar Airlangga.
Dalam kesempatan ini, Ray Dalio juga turut menyampaikan komentar dan masukan atas berbagai capaian yang diraih pemerintah. Ray Dalio mengingatkan agar pemerintah bisa menyampaikan capaian secara terbuka dan gamblang kepada masyarakat.
"Dan catatan-catatan dari Bapak Presiden yang juga diberikan komentar oleh Ray Dalio adalah pentingnya agar seluruh sukses ataupun kebijakan yang berbeda yang dilakukan Pak Presiden ini untuk selalu disampaikan ke publik dengan cara yang gamblang," tutur Airlangga.
Lebih lanjut, pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga melaporkan sejumlah upaya pemerintah dalam memberantas korupsi, dan sejumlah persoalan di sektor kelapa sawit.
Baca Juga: Hoaks Pidato Prabowo Soal MBG, Cekfakta Pastikan Kata “Hanya” Tak Pernah Diucapkan
"Dan tentu Bapak Presiden menyampaikan termasuk beberapa hal terkait program-program beliau yang berupaya untuk memberantas korupsi," ungkap Airlangga.
"Dan beberapa hal yang terkait dengan kasus di kelapa sawit di mana beliau juga menyampaikan hampir 4 juta hektare berhasil untuk diselamatkan," lanjutnya.
Terakhir, Airlangga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo juga berdiskusi soal sektor pertambangan dan langkah-langkah pemerintah dalam memberantas tambang ilegal.
"Demikian pula yang terkait dengan tambang-tambang, baik itu batu bara maupun tambang yang terkait dengan tanah jarang," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









