Akurat

Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Efek Candu di Balik Ekskul Roblox di Solo

Paskalis Rubedanto | 21 September 2025, 14:52 WIB
Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Efek Candu di Balik Ekskul Roblox di Solo

AKURAT.CO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengingatkan risiko kecanduan gim (game addiction) di balik rencana Pemerintah Kota Solo membuka ekstrakurikuler gim Roblox bagi siswa SMP.

"Soal game itu kan sudah jadi kajian klasik dalam dunia pendidikan, ada yang pro, ada yang kontra," kata Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Dia menjelaskan, bermain gim memang bisa membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Namun, dia mengingatkan bahwa sisi negatifnya justru lebih berbahaya bila tidak dikendalikan. 

Baca Juga: Ketua Komisi X DPR Soroti Ekskul Roblox di Solo: Boleh Selama Manfaat Lebih Besar dari Mudarat

"Ada sisi lain yang sekarang juga banyak ditemukan, itu kan menimbulkan namanya ketagihan game ya atau game addicted itu malah justru menimbulkan gangguan mental yang serius," ujarnya.

Menurutnya, kecanduan gim tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga pada kemampuan siswa untuk berkonsentrasi. 

"Sekarang banyak riset menyebutkan attention spend atau kemampuan anak-anak kita berkonsentrasi itu sangat pendek. Karena di antaranya adalah sebagiannya karena terbiasa dengan main game itu," jelasnya.

Dia menambahkan, efek kecanduan gim bisa terbawa hingga ke dalam aktivitas belajar. 

"Kalau orang main game itu kan seringkali penasaran, sehingga walaupun main gamenya sudah selesai itu sering kali masih kebawa-bawa dan kadang-kadang yang dilakukan di kelas itu mungkin di rumah dilakukan lagi, yang dilakukan di rumah itu mungkin masih punya impact di sekolah," ungkapnya.

Karena itu, kebijakan ekskul Roblox di Solo tetap harus dikaji lebih dalam. Menurutnya, yang terpenting bukan jenis gimnya, melainkan bagaimana permainan tersebut dimanfaatkan untuk pendidikan. 

Baca Juga: Roblox Nyatakan Komitmen Dukung Indonesia Lindungi Anak di Ruang Digital

"Kalau lebih banyak dampak negatifnya ya kenapa harus memaksakan diri dengan menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran," pungkas Mu'ti.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Solo menjadikan permainan Roblox sebagai salah satu bagian dari ekstrakurikuler bagi pelajar SMP. Wali Kota Solo, Respati Arti, mengatakan ekstrakurikuler itu dinaungi oleh Dinas Pendidikan dan Solo Technopark.

"Ya, ekskul ini memang didampingi oleh gurunya, didampingi oleh orang tuanya. Gimana kita melihat perkembangan dunia digital dan Roblox ini jika dengan pengawasan yang tepat, dengan pelatihan yang tepat akan membuat anak-anak bisa kreatif dan bisa bersosialisasi dengan kawan-kawannya di dunia online," katanya, Jumat (12/9/2025).

Respati mengatakan, ekstrakurikuler Roblox akan mendapat pendampingan dari guru. Kegiatan itu telah berjalan di Solo Technopark dengan nama Edublox.

"Edublox di Solo Technopark. Jadi Solo Technopark itu kan memang di sana pelatihan kerja, riset teknologi jadi full di sana. Iya sudah berjalan beberapa hari yang lalu," jelas Respati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.