Profil Nanik Sudaryati Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional yang Baru Dilantik Prabowo

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diumumkan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 17 September 2025, bersamaan dengan reshuffle kabinet dan perombakan sejumlah pejabat tinggi negara.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97P Tahun 2025 yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan pejabat di lingkup komunikasi kepresidenan, staf kepresidenan, hingga badan baru seperti BGN.
Langkah ini menambah panjang daftar kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada sosok yang dikenal dekat dengannya sejak masa pemilihan presiden.
Karier Nanik S. Deyang di Pertamina
Sebelum dipercaya menjadi Wakil Kepala BGN, Nanik juga menjabat sebagai Komisaris Independen Pertamina. Penetapan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina Tahun Buku 2024 yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, pada 12 Juni 2025.
Dalam forum tersebut, selain mengevaluasi kinerja perusahaan, pemegang saham juga menetapkan sejumlah perubahan di jajaran direksi dan komisaris. Untuk Dewan Komisaris, Nanik ditetapkan sebagai Komisaris Independen bersama Todotua Pasaribu yang menjadi Wakil Komisaris Utama.
Pengangkatan Nanik di BUMN energi ini didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-150/MBU/06/2025 atau SK.012/DI-DAM/DO/2025 yang mengatur pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris Pertamina.
Rekam Jejak di Dunia Jurnalistik
Nanik lahir di Madiun pada 3 Januari 1968. Ia memulai kariernya sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit, media yang berada di bawah Kompas Gramedia. Namanya dikenal luas sebagai wartawan senior dengan reputasi kritis terhadap isu-isu sosial, politik, dan ekonomi.
Selain di Tabloid Bangkit, Nanik juga memimpin sejumlah media di bawah Kelompok Media Peluang (KMP). Beberapa di antaranya:
-
Pemimpin Umum majalah khusus Femme
-
Direktur Utama tabloid wanita Info Kecantikan
-
Komisaris tabloid Info Kuliner
-
Komisaris tabloid ekonomi bisnis Peluang Usaha
-
Komisaris tabloid umum The Politic
Kiprah panjangnya di dunia media membuat Nanik dikenal sebagai figur dengan integritas tinggi, serta peduli pada isu-isu yang menyentuh masyarakat kecil.
Kedekatan dengan Dunia Politik
Keterlibatan Nanik di dunia politik semakin menonjol ketika ia menjadi Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur Prabowo Subianto–Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Dari sanalah kedekatannya dengan Prabowo semakin terjalin erat.
Selain itu, Nanik juga pernah mendapat mandat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPK) pada Oktober 2024. Ia bekerja bersama Budiman Sudjatmiko sebagai Ketua BPPK dan Iwan Sumule sebagai Wakil II.
Tak hanya di ranah formal, Nanik juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), yayasan yang digagas Prabowo untuk membantu anak-anak, perempuan, dan masyarakat miskin.
Kontroversi yang Pernah Menyita Perhatian
Nama Nanik juga sempat menjadi sorotan publik pada 2018 ketika kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet mencuat. Dalam kasus tersebut, Nanik dipanggil sebagai saksi oleh Polda Metro Jaya karena kedekatannya dengan tokoh yang terlibat.
Meski sempat memunculkan polemik, kiprah Nanik di dunia politik maupun sosial tetap berlanjut hingga akhirnya ia kembali dipercaya oleh Presiden Prabowo untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan.
Sosok di Balik Penunjukan
Dengan latar belakang sebagai jurnalis, politisi, hingga komisaris BUMN, Nanik Sudaryati Deyang dianggap memiliki pengalaman lintas sektor. Penunjukannya sebagai Wakil Kepala BGN menambah catatan penting dalam kariernya.
BGN sendiri memiliki peran strategis dalam merancang kebijakan gizi nasional, terutama terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Keberadaan Nanik di posisi ini diprediksi akan memberikan warna baru, mengingat rekam jejaknya yang panjang di bidang media, sosial, hingga politik.
Kesimpulan
Penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan perannya yang kian penting di pemerintahan era Prabowo Subianto. Dari seorang jurnalis kritis, politisi aktif, hingga komisaris BUMN, Nanik kini dipercaya mengawal isu vital terkait gizi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Kekayaan dan Profil Angga Raka, Loyalis Prabowo yang Kini Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Baca Juga: Profil Ahmad Dofiri yang Diisukan Akan Jadi Staf Ahli Presiden Bidang Kamtibmas
FAQ tentang Nanik Sudaryati Deyang
1. Siapa Nanik Sudaryati Deyang?
Nanik Sudaryati Deyang adalah seorang jurnalis senior, politisi, dan komisaris BUMN yang pada September 2025 ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
2. Apa jabatan terbaru Nanik Sudaryati Deyang di pemerintahan?
Jabatan terbarunya adalah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97P Tahun 2025.
3. Apa saja posisi yang pernah dipegang Nanik sebelum menjadi Wakil Kepala BGN?
Sebelum ini, Nanik pernah menjadi Komisaris Independen Pertamina, Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, serta Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Prabowo–Sandi pada Pilpres 2019.
4. Bagaimana latar belakang karier Nanik S. Deyang di dunia jurnalistik?
Nanik memulai kariernya sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit (Kompas Gramedia). Ia juga mendirikan dan memimpin sejumlah media, termasuk majalah Femme, tabloid Info Kecantikan, Info Kuliner, Peluang Usaha, hingga The Politic.
5. Apakah Nanik Sudaryati Deyang pernah terlibat kontroversi?
Ya, namanya sempat ramai diperbincangkan pada 2018 dalam kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet. Nanik dipanggil sebagai saksi dalam kasus tersebut oleh Polda Metro Jaya.
6. Apa kontribusi Nanik di bidang sosial?
Nanik aktif di Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang didirikan Prabowo. Yayasan ini fokus membantu anak-anak, perempuan, dan masyarakat miskin.
7. Kapan Nanik dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional?
Nanik resmi diumumkan sebagai Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
8. Apa peran Badan Gizi Nasional (BGN) di Indonesia?
BGN berfungsi merancang kebijakan dan program nasional terkait perbaikan gizi masyarakat Indonesia, yang berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









