Kemlu Pastikan 134 WNI di Nepal dalam Kondisi Aman Pasca Kerusuhan

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan, seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam keadaan aman pasca kerusuhan yang sempat terjadi di negara tersebut.
Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka, terus melakukan langkah perlindungan dan pemulangan WNI dari wilayah terdampak.
"Dapat kami sampaikan bahwa sejak peristiwa kerusuhan terjadi di Nepal, Kemenlu telah melakukan koordinasi secara intensif dengan KBRI Dhaka. Jadi, ketika terjadi kerusuhan, merekalah yang melakukan langkah perlindungan," kata Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Judha Nugraha, saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (13/9/2025).
Baca Juga: Korban Tewas Protes Generasi Z di Nepal Meningkat Jadi 34 Orang
Judha mengungkapkan, terdapat 134 WNI yang berada di Nepal ketika kerusuhan terjadi. Dari jumlah tersebut, 56 orang merupakan WNI yang menetap, sementara 78 lainnya berada di Nepal untuk kunjungan singkat, baik dalam rangka konferensi internasional maupun sebagai wisatawan.
Menurutnya, pihak Kedutaan Besar langsung mendata para WNI dan berkoordinasi untuk memulangkan mereka menggunakan penerbangan komersial.
"Lalu tanggal 12 September ada 22 orang dan hari ini jam 13.00 waktu Katmandu dan malam nanti akan ada 17 WNI pulang. Sehingga total ada 57 WNI yang dapat kita pulangkan per tanggal 13 hari ini, malam nanti," jelasnya.
Baca Juga: Kerusuhan Nepal: Nama Mantan Ketua MA Sushila Karki Mencuat jadi Kandidat PM Sementara
Proses pemulangan akan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh WNI kembali ke tanah air. "Besok, 17 orang akan kembali pulang. Tanggal 15 (September) ada dua orang dan 18 (September) ada dua orang," tambah Judha.
Dia menegaskan bahwa pihak kedutaan telah menyiapkan skema perlindungan, apabila kondisi di Nepal kembali memburuk. Namun, situasi terkini disebut sudah berangsur membaik.
"Pihak kedutaan akan melakukan tindakan perlindungan jika kerusuhan semakin meningkat. Namun, kita lihat saat ini kondisi per hari ini sudah tidak ada kerusuhan, kemudian bandara sudah dibuka beberapa hari yang lalu," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









