Peruri Bestari Festival 2025, Ruang Aman untuk Berhenti Sejenak dari Hiruk Pikuk Kota

AKURAT.CO Bestari Festival bersama Perum Peruri menyelenggarakan Peruri Bestari Festival 2025, dengan mengusung tema 'Kembali ke Akar'. Tema tersebut terdiri dari tiga pilar utama, yaitu Jaga, Serap, dan Tumbuh.
Filosofi ini bukan sekadar jargon, tetapi ajakan reflektif untuk menjaga nilai diri, menyerap kebijaksanaan, serta tumbuh dengan arah yang lebih berakar dan berkelanjutan.
"Bestari Festival hadir sebagai ruang aman untuk berhenti sejenak, belajar, dan kembali terhubung di tengah hiruk-pikuk dunia. Kami ingin menghadirkan isu-isu besar seperti keberlanjutan dan makna hidup dengan cara yang ringan, menyenangkan, dan mudah dipahami. Harapannya, percakapan yang lahir dari festival ini dapat bergema jauh melampaui acara itu sendiri," ujar Co-founder Bestari Festival, Firza Daud, dalam talk show di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Jadikan Karang Asam Festival Sebagai Benteng Kearifan Lokal di Sumsel
Tiga pilar tersebut akan diwujudkan dalam tiga zona pengalaman sekaligus tiga sesi talkshow yang mengajak publik melakukan refleksi, berdialog, sekaligus belajar bersama.
- Jaga: Contain to Sustain. Sebuah sesi yang mengajak untuk kembali ke akar nilai manusia: mengenal kembali nilai diri, memulihkan luka, hingga akhirnya bisa memberikan dampak kebaikan dalam kehidupan.
- Serap: Living is Meaning-Making. Sesi lanjutan yang mengundang setiap orang untuk menyelami hidup sebagai proses menyerap pembelajaran, di mana hidup dipandang bukan sekadar menemukan makna, tapi juga menciptakan makna.
- Tumbuh: Be a Great Small. Sesi final yang menawarkan cara pandang alternatif di tengah budaya serba ambisius: tumbuh tidak harus besar. Yang kecil, berakar, dan kolaboratif justru bisa lebih tahan lama serta memberi kontribusi nyata bagi lingkungan dan komunitas.
Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, mengatakan keberlanjutan bukan hanya jargon, melainkan komitmen nyata yang terus dijalankan. Dukungan terhadap Bestari Festival, sejalan dengan misi perusahaan dalam mendorong inovasi dan nilai sosial melalui kolaborasi lintas sektor.
"Melalui Bestari Festival, kami ingin mempertemukan ide, aksi, dan inspirasi agar tercipta kesadaran kolektif yang lebih kuat dalam merawat bumi dan masyarakat," tutur Dwina.
Baca Juga: Jadwal Festival Pestapora 2025: Mulai dari King Nassar hingga Slank!
Senada dengan hal tersebut, Co-founder dan CEO Kebun Kumara, Soraya Cassandra, yang turut menjadi pembicara, menekankan pentingnya perspektif sederhana namun berakar.
"Sebagai seseorang yang bergiat di dunia pertanian kota, saya belajar bahwa bertani mengajarkan keterhubungan yang mendalam antara manusia, alam, dan makna hidup. Pola pikir kecil namun berakar adalah jalan menuju pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal inilah yang saya rasakan dalam semangat Bestari, bagaimana kita diajak untuk menjaga nilai diri, menyerap kebijaksanaan, dan tumbuh dengan cara yang lebih berakar," jelas Soraya.
Peruri Bestari Festival 2025 akan digelar pada 20 September 2025 mendatang, di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan. Acara ini terbuka untuk publik dan gratis. Tiket dapat diperoleh melalui http://goers.co/peruribestari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









