Kemenag Usulkan Tambahan Anggaran di 2026 untuk Belanja Pegawai dan Sertifikasi Guru

AKURAT.CO Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan tambahan anggaran dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) 2026, menyusul kebutuhan belanja pegawai baru serta percepatan program sertifikasi guru.
Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi'i, menjelaskan Kemenag baru menerima lebih dari 105 ribu CPNS. Kondisi tersebut otomatis membutuhkan tambahan alokasi anggaran, untuk menggaji pegawai baru.
"Misalnya kita baru menerima CPNS sampai 105.000 lebih. Itu kan perlu ada tambahan anggaran, itu diusulkan dulu," kata Syafi'i usai rapat dengan Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga: Kemenag: Kewenangan Pelaksanaan Haji 2026 Harus Segera Dialihkan ke Kementerian Haji
Selain itu, Kemenag juga masih menghadapi persoalan 629 ribu guru yang belum tersertifikasi. Dari jumlah itu, pemerintah menargetkan penyelesaian sekitar 300 ribu guru pada tahun 2026. Sertifikasi ini berdampak langsung pada penambahan gaji yang harus ditanggung APBN.
"Kalau sudah sertifikasi kan ada penambahan gaji. Penambahan gaji itu kan harus dimasukkan ke APBN. Baru di tahun 2026 itu nanti ada lagi PPG yang akan masuk gajinya di tahun 2027," jelasnya.
Dia menegaskan, pemerintah menargetkan pada 2027 tidak ada lagi guru non-sertifikasi di bawah Kemenag. Seluruh guru dari berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Konghucu, harus sudah bersertifikasi.
"Kalau sekarang kan yang menggaji itu yayasannya. Tapi nanti setelah bersertifikasi itu kan masuk ke APBN. Maka pasti harus ada usulan tambahan anggaran," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







