Akurat

Jejak Aktivisme dan Profil Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru yang Dijemput Paksa Polisi

Shalli Syartiqa | 2 September 2025, 13:21 WIB
Jejak Aktivisme dan Profil Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru yang Dijemput Paksa Polisi

AKURAT.CO Delpedro Marhaen Rismansyah adalah seorang pengacara, akademisi, dan aktivis hak asasi manusia (HAM) asal Indonesia. ​

Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, sebuah organisasi non-pemerintah yang berfokus pada advokasi hukum, demokrasi, kebebasan sipil, dan perlindungan HAM di Indonesia. ​​

Marhaen dikenal sebagai figur muda yang vokal dalam isu politik kewarganegaraan dan menjadi sorotan publik setelah ditangkap oleh Polda Metro Jaya pada 1 September 2025​.

Baca Juga: Jejak Karir dan Profil Acil Bimbo, Meninggal Dunia Hari Ini Usai Berjuan Lawan Kanker Paru-paru

Latar Belakang Pendidikan Delpedro Marhaen

​Delpedro Marhaen memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hukum dan politik. ​

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum (S.H.) dan magister hukum (M.H.) di Universitas Tarumanagara.

​Selain itu, ia juga meraih gelar magister kedua dalam bidang Politik Kewarganegaraan dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN Veteran Jakarta).

Jejak Karier dan Aktivisme

​Delpedro Marhaen memulai karier profesionalnya pada tahun 2019. Berikut adalah beberapa posisi dan keterlibatannya:

  • ​Research Assistant di Lokataru Foundation (2019–2021)
  • ​Research Assistant di Hakasasi.id (2020–2021)
  • ​Program Assistant di KontraS (2022-2023)
  • ​Researcher di Haris Azhar Law Office (2023)
  • ​Researcher di Lokataru Law and Human Rights Office (2023–2024)
  • ​Koresponden untuk BandungBergerak.id (2021 hingga 2024)
  • ​Direktur Eksekutif Lokataru Foundation (2024–sekarang)

​Selama menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation sejak tahun 2024, Delpedro memimpin organisasi tersebut dalam berbagai advokasi strategis terkait kebebasan berekspresi, perlindungan kelompok rentan, dan pencegahan kekerasan aparat.

​Ia dikenal vokal dalam menyuarakan kritik terhadap kriminalisasi aktivis HAM, kekerasan aparat keamanan, serta dugaan provokasi melalui media sosial untuk memicu kerusuhan.

Baca Juga: PBB Desak Indonesia Usut Tuntas Korban Demo RI, Ini Tuntutannya

Kronologi Penangkapan Delpedro Marhaen

​Pada Senin, 1 September 2025, sekitar pukul 22.45 WIB, Delpedro Marhaen ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya di kantor Lokataru Foundation, Jakarta. ​

Menurut keterangan resmi dari Lokataru Foundation, penangkapan tersebut dilakukan tanpa menunjukkan surat perintah resmi atau penjelasan mengenai dasar hukum penangkapan. ​

Pihak kepolisian menggunakan mobil Ertiga berwarna putih saat penjemputan. ​

​Lokataru Foundation mengecam tindakan ini sebagai bentuk intimidasi, ancaman terhadap kebebasan sipil, dan praktik represif aparat pasca-demonstrasi Agustus 2025.

​Mereka mendesak agar Delpedro segera dibebaskan tanpa syarat dan meminta aparat menghentikan praktik kriminalisasi, intimidasi, serta kekerasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.