Akurat

Prabowo: Proses Transisi Pemerintahan dari Jokowi Penuh Kedewasaan Politik

Atikah Umiyani | 15 Agustus 2025, 11:42 WIB
Prabowo: Proses Transisi Pemerintahan dari Jokowi Penuh Kedewasaan Politik

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mensyukuri lancaranya proses transisi pemerintahan, dari kepemimpinan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut, proses transisi ini dilandasi oleh rasa persatuan dan kedewasaan politik.

"Saya ingin menyampaikan bahwa transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Jokowi ke pemeritahan yang saya pimpin, berjalan dalam semangat persatuan, penuh kehormatan, dan kedewasaan politik," kata Prabowo saat pidato dalam sidang tahunan DPR/MPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Dia mengatakan, kedewasaan politik dan lancarnya proses transisi ini sebagai penanda bahwa Indonesia memiliki sistem demokrasi yang kuat dan matang. 

"Peralihan kepemimpinan yang diakui dunia sebagai peralihan yang lancar dan sangat baik adalah bukti demokrasi kita matang dan kuat," ucapnya. 

Baca Juga: Prabowo Beberkan Jasa Soekarno hingga Jokowi dalam Pembangunan Indonesia

Menurutnya, kematangan dalam menjalankam sistem demokrasi ini menjadi satu kelebihan yang dimiliki Indonesia. Sebab, tidak banyak negara yang dapat melakukan transisi kepemimpinan dengan baik. 

"Tidak semua negara mampu melaksanakan transisi kepemimpinan dengan baik dan lancar seperti kita. Di mana-mana ketika saya berada di luar negeri banyak pemimpin-pemimpin negara sahabat bertanya kepada saya, how did you do it, how did Indonesia manage," tuturnya. 

Dia mengatakan, lancarnya proses transisi ini juga tidak terlepas dari budaya dan ciri khas bangsa Indonesia, yang selalu mengedepankan perdamaian dan persatuan. 

"Saya pikir, mereka, kita berhasil karena kita menganut demokrasi yang khas Indonesia, demokrasi yang sejuk, demokrasi yang mempersatukan, bukan demokrasi yang saling gontok-gontokan, saling menjatuhkan, saling maki-memaki, saling menghujat, bukan demokrasi yang saling membenci," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.