Pembangunan IKN Harus Transparan dan Libatkan Masyarakat

AKURAT.CO Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menyampaikan keprihatinannya terhadap lambannya perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ia mengingatkan pemerintah agar proyek strategis ini tidak berubah menjadi “proyek mercusuar” yang terbengkalai di tengah jalan.
Menurut Sudjatmiko, pembangunan IKN sudah menyedot anggaran negara yang sangat besar.
Pada tahap pertama, tercatat dana APBN mencapai Rp86 triliun ditambah kontribusi swasta sebesar Rp58 triliun. Sedangkan pada tahap kedua, pemerintah kembali mengalokasikan dana APBN sebesar Rp48,8 triliun.
“Kami melihat adanya potensi kerawanan dalam pembangunan IKN. Jika target tiga tahun harus selesai, maka pelaksanaannya harus benar-benar tuntas dan terencana. Jangan hanya mengejar target lalu bangunan berdiri asal jadi,” kata Sudjatmiko, Minggu (3/8/2025).
Ia menekankan pentingnya transparansi, kesinambungan pembangunan, dan keterlibatan masyarakat lokal agar visi Presiden Prabowo tentang IKN sebagai kota berkelanjutan benar-benar terwujud.
Baca Juga: Menhan: Presiden Prabowo Tegaskan Pertahanan Adalah Fondasi Kelangsungan Bangsa
Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti sejumlah aspek krusial yang dinilai masih lemah dalam perencanaan IKN, seperti ketersediaan infrastruktur dasar, jaminan layanan publik yang layak bagi pekerja, hingga perlindungan terhadap masyarakat adat dan lingkungan.
“Proyek sebesar ini tidak boleh menjadi ambisi yang justru menjadi beban jangka panjang karena minimnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaannya,” ujarnya.
Meski begitu, Sudjatmiko menegaskan bahwa DPR tetap mendukung pembangunan IKN.
Namun ia mengingatkan bahwa proyek ini seharusnya tidak hanya menjadi simbol pemerintahan, tetapi juga simbol kemajuan demokrasi, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial.
“Kami mendukung semangat optimisme pemerintah dalam membangun IKN. Tapi semuanya harus dilandasi niat tulus untuk membangun negeri, bukan sekadar proyek simbolik,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







