Prabowo Berduka Atas Wafatnya Ekonom Senior Kwik Kian Gie

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, turut berduka cita atas wafatnya ekonom senior sekaligus politikus Indonesia, Kwik Kian Gie. Ucapan duka tersebut disampaikan Prabowo melalui unggahan story di akun Instagram pribadinya @prabowo.
Prabowo juga turut menampilkan foto Kwik Kian Gie dengan nuansa monokrom atau hitam putih dalam unggahan tersebut.
"Turut berduka cita atas wafatnya Kwik Kian Gie," demikian tulisan yang dilihat dalam unggahan tersebut, Selasa (29/7/2025).
Sebagai informasi, kabar meninggalnya Kwik Kian Gie diketahui usai disampaikan oleh Mantan Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin malam.
Baca Juga: Kwik Kian Gie Meninggal Dunia, Begini Profil Lengkap Eks Menteri Era Gus Dur-Megawati
Pada unggahannya, Sandiaga Uno mengucapkan duka cita atas meninggalnya Kwik Kian Gie. Seperti diketahui, Kwik Kian Gie sempat menjadi penasihat bidang ekonomi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jelang pemilu 2019 lalu.
Sandi mengatakan bahwa Kwik Kian Gie adalah mentor yang tidak pernah lelah memperjuangkan kebenaran.
"Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka," begitu tulisa Sandiaga melalui unggahannya.
Untuk diketahui, Kwik Kian Gie lahir di Kebayoran Baru, Jakarta, pada 11 Januari 1935. Beliau dikenal luas sebagai seorang ekonom, akademisi, dan politikus yang sangat vokal.
Baca Juga: Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie, Penjaga Nalar Ekonomi yang Berdaulat
Pendidikan tingginya ditempuh di Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Belanda, di mana dia meraih gelar Doctorandus di bidang Ekonomi pada tahun 1963.
Nama Kwik Kian Gie semakin dikenal luas saat ia aktif di kancah politik nasional. Beliau bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan menjadi salah satu tokoh senior di partai tersebut.
Pemikirannya yang lugas dan berani mengkritik kebijakan pemerintah, bahkan ketika partainya berkuasa, membuatnya dihormati sebagai intelektual independen.
Puncak karier politiknya terjadi saat dia dipercaya mengemban jabatan penting di pemerintahan, di antaranya:
-Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dari tahun 1999 hingga 2001.
-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dari tahun 2001 hingga 2004.
Setelah tidak lagi menjabat menteri, Kwik Kian Gie tetap aktif memberikan sumbangsih pemikiran melalui tulisan-tulisannya di berbagai media massa dan sering diundang sebagai narasumber dalam diskusi publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









