Akurat

Wamenag Apresiasi Kiprah MUI Selama 50 Tahun dalam Menjaga Keutuhan Umat

Siti Nur Azzura | 27 Juli 2025, 14:58 WIB
Wamenag Apresiasi Kiprah MUI Selama 50 Tahun dalam Menjaga Keutuhan Umat

AKURAT.CO Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi'i, mengapresiasi kiprah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang konsisten berperan aktif menjaga kerukunan dan persatuan bangsa selama lima dekade. 

"Di tengah keberagaman Indonesia, MUI telah menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan umat dan bangsa. Ini adalah kontribusi yang tidak ternilai," ujar Romo dalam peringatan Milad ke-50 MUI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip Minggu (27/7/2025).

Dia menyebut, usia setengah abad bukanlah perjalanan yang singkat. Selama ini MUI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyuarakan moderasi beragama, membangun harmoni sosial, dan rujukan moral keagamaan umat Islam di Tanah Air.

Baca Juga: Fatwa MUI Soal Sound Horeg Haram, Ini Letak Kelemahannya

"Saya mewakili pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas program-program strategis yang telah dan akan terus diinisiasi oleh MUI," ujarnya.

Peringatan Milad ke-50 MUI ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, di antaranya Mantan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, para duta besar negara sahabat, serta jajaran menteri dan wakil menteri dari berbagai kementerian.

Dia juga menyinggung dinamika kelembagaan di tubuh Kementerian Agama. Seiring dengan terbentuknya beberapa lembaga baru yang sebelumnya berada di bawah Kemenag, kini fokus utama Kementerian tertuju pada dua hal, yaitu pendidikan agama dan pelayanan keagamaan. 

Dalam hal ini, Romo menekankan pentingnya sinergi Kemenag dengan MUI. "Kami sangat membutuhkan bantuan, arahan, dan dukungan dari MUI agar dua fokus utama ini bisa dijalankan secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan bangsa," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.