Ketua DPR: Kebijakan Jangka Panjang Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menekankan pentingnya kebijakan negara yang berorientasi jangka panjang dan berpihak pada rakyat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Hal ini disampaikan Puan dalam pidato penutupan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024–2025, di Rapat Paripurna DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
“Membangun Indonesia sebagaimana amanat konstitusi membutuhkan kebijakan yang memperkuat kedaulatan, kemandirian, dan kebudayaan nasional,” ujar Puan.
Ia mengingatkan, pembangunan nasional harus adaptif dan antisipatif terhadap berbagai tantangan, baik dari dalam negeri maupun global.
“Kebijakan harus mempertimbangkan dampak jangka panjang dan potensi risiko ke depan. Hasilnya memang tidak instan, tapi harus dirancang sejak sekarang demi kepentingan rakyat,” tegas Puan.
Dalam rapat tersebut, DPR menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 untuk dibahas lebih lanjut.
RKP 2026 mengusung tema: Kedaulatan Pangan dan Energi, serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif. Tema ini sejalan dengan arah prioritas nasional dalam RPJMN 2025–2029.
Baca Juga: PSI Desak Usut Tuntas Skandal Beras Oplosan di PT Food Station Tjipinang Jaya
Puan menyatakan, DPR mendorong kebijakan fiskal yang efisien, kredibel, dan berorientasi pada hasil, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“DPR mendukung penguatan program strategis di berbagai sektor, mulai dari kedaulatan pangan, ketahanan energi, transformasi digital, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh daerah agar manfaat pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana







