Akurat

Profil Nadiem Makarim: Agama, Harta Kekayaan, hingga Kasus Terbaru

Kosim Rahman | 16 Juli 2025, 15:45 WIB
Profil Nadiem Makarim: Agama, Harta Kekayaan, hingga Kasus Terbaru

AKURAT.CO Nama Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik setelah diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek).

Tak hanya Nadiem, sejumlah pihak yang pernah terlibat dalam proyek tersebut juga turut dipanggil penyidik.

Berikut ini ulasan lengkap tentang profil Nadiem Makarim, meliputi agama, riwayat kekayaan, hingga kasus Chromebook yang tengah bergulir.

Profil Lengkap Nadiem Makarim

Nadiem Anwar Makarim lahir pada 4 Juli 1984 di Singapura. Saat ini, usianya telah menginjak 40 tahun.

Baca Juga: Lagi, Nadiem Makarim Diperiksa Penyidik Pidsus Kejagung

Ia dikenal sebagai sosok muda yang sukses membangun Gojek, layanan ojek daring pertama di Indonesia, yang kemudian berkembang menjadi salah satu unicorn terbesar di Asia Tenggara.

Sebelum mendirikan Gojek, Nadiem sempat bekerja sebagai konsultan di McKinsey and Company, kemudian menjabat Managing Editor di Zalora Indonesia, serta Chief Innovation Officer (CIO) di Kartuku.

Ia juga tercatat pernah mendirikan Zalora Indonesia sebelum memutuskan fokus di Gojek.

Pada Oktober 2019, ia mundur dari jabatannya sebagai CEO Gojek setelah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai Mendikbudristek di Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024.

Namun, pada pemerintahan Prabowo-Gibran, ia tidak lagi menjabat sebagai menteri.

Agama Nadiem Makarim

Nadiem Makarim diketahui beragama Islam. Meskipun tidak terlalu terbuka mengenai hal ini, latar belakang keluarganya berasal dari kalangan Islam yang dikenal nasionalis.

Harta Kekayaan Nadiem Makarim

Baca Juga: Kejagung Larang Nadiem Makarim Berpergian ke Luar Negeri, Bakal Jadi Tersangka?

Dalam laporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), Nadiem tercatat memiliki kekayaan yang mencapai lebih dari Rp1 triliun. Kekayaan tersebut berasal dari berbagai aset:

  • Properti dan tanah
  • Kendaraan mewah
  • Investasi saham
  • Surat berharga dan tabungan

Kekayaan ini sebagian besar didapatkan dari kiprahnya di dunia startup teknologi, khususnya Gojek.

Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook: Pemeriksaan Nadiem Makarim

Dilansir dari berbagai sumber, Kejagung kembali memeriksa Nadiem Makarim pada Selasa, 15 Juli 2025 terkait proyek pengadaan laptop Chromebook yang dilakukan saat dirinya menjabat Mendikbudristek.

Nadiem datang sekitar pukul 08.57 WIB ke Gedung Bundar Kejagung, didampingi pengacaranya Hotman Paris Hutapea.

Ini merupakan pemeriksaan kedua, setelah sebelumnya ia juga diperiksa selama 12 jam pada 23 Juni 2025.

Menurut Kapuspenkum Kejagung, pemeriksaan ini sangat penting karena menyangkut perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga: Kasus Laptop Kemendikbud: Kejagung Periksa Nadiem Makarim sebagai Saksi

Salah satu nama yang juga terseret dalam kasus ini adalah Ibrahim Arief, mantan staf khusus eks Mendikbudristek. Ia diduga mengetahui lebih dalam soal mekanisme proyek pengadaan laptop.

Pada hari yang sama dengan pemeriksaan Nadiem, Ibrahim dijemput paksa oleh penyidik Kejagung.

Ia tiba di Gedung Bundar Kejaksaan sekitar pukul 14.35 WIB, tanpa didampingi kuasa hukumnya Indra Haposan Sihombing.

Indra menyusul beberapa saat kemudian dan membenarkan bahwa kliennya memang dijemput oleh penyidik untuk diperiksa lebih lanjut.

Itulah profil lengkap Nadiem Makarim beserta harta kekayaan dan perkembangan kasus dugaan korupsi Chromebook yang masih diperiksa Kejaksaan Agung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.