Akurat

Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Luncurkan Koperasi Merah Putih di Palembang

Citra Puspitaningrum | 16 Juni 2025, 21:57 WIB
Gubernur Herman Deru Dampingi Menko Pangan Luncurkan Koperasi Merah Putih di Palembang

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan, meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KPM) di Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin (16/6/2025).

Dalam peluncuran tersebut, Menko Pangan turut didampingi Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, sebagai bentuk dukungan penuh Pemprov Sumsel terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Dalam kesempatan itu, Menko Pangan, Zulkifli Hasan, juga meninjau sejumlah tenant koperasi yang telah disiapkan oleh warga setempat.

Ia menyampaikan bahwa pembentukan KPM merupakan bagian dari upaya untuk mendorong pemerataan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan nasional berbasis desa.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Lepas Ribuan Pelari dalam Ampera Tourism Run 2025, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pariwisata

"Koperasi Merah Putih ini yang utama adalah usahanya. Uang akan mengikuti kemudian. Yang penting masyarakat desa dan kelurahan terbantu, terutama dalam akses terhadap bahan pokok yang lebih terjangkau," katanya.

Menurut Zulhas, koperasi yang digagas ini tidak hanya sekadar wadah jual beli, melainkan pusat kegiatan ekonomi yang berperan memangkas rantai distribusi sembako dari produsen hingga ke konsumen. Dengan begitu, harga jual bisa ditekan dan daya beli masyarakat meningkat.

Program ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan pendirian sebanyak 80 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.

Saat ini, Zulhas mengeklaim bahwa 97 persen dari target tersebut telah rampung dan siap beroperasi.

Baca Juga: Hadiri Peluncuran Sumsel United, Gubernur Herman Deru: Harapan Baru Sepak Bola di Bumi Sriwijaya

"Presiden ingin agar di setiap desa dan kelurahan tersedia pusat kegiatan ekonomi yang kuat. Jangan sampai warga mendapatkan sembako dengan harga tinggi karena rantai pasok yang terlalu panjang," ujarnya.

Zulhas juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Herman Deru yang dinilainya cepat tanggap dalam mendukung program strategis nasional ini.

Dia menyebut Sumsel sebagai salah satu provinsi yang paling progresif dalam implementasi KPM.

"Alhamdulillah Pak Gubernur selalu gercep, menyambut baik dan mendukung program ini agar bisa berlangsung dengan lancar," katanya.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya TJSL dalam Rapat Koordinasi Sektor Pertambangan dan Energi

Selain mendirikan koperasi, pemerintah juga menggandeng lembaga perbankan seperti BRI dan BNI agar masyarakat desa memperoleh pendampingan dalam pengelolaan keuangan dan akses terhadap Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Dengan bunga yang rendah, KUR sangat membantu pelaku usaha di pedesaan. Kehadiran bank juga mengedukasi warga soal perbankan," katanya.

Menariknya, Zulhas menegaskan bahwa KPM ini dibentuk murni dengan pendekatan bisnis dan tidak menggunakan dana dari APBN maupun APBD.

Menurutnya, model ini diharapkan lebih berkelanjutan dan mandiri dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kerja Keras Membuahkan Hasil: Gubernur Herman Deru Pulihkan Status Internasional Bandara SMB II, AirAsia Siap Layani Rute Palembang-Kuala Lumpur

"Koperasi ini tidak menggunakan uang negara. Ini murni bisnis rakyat yang difasilitasi pemerintah agar tumbuh dari bawah," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Abdul Halim Iskandar; Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya; serta Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.