Akurat

Layanan Haji Indonesia Tuai Pujian dari Arab Saudi

Eko Krisyanto | 10 Juni 2025, 23:45 WIB
Layanan Haji Indonesia Tuai Pujian dari Arab Saudi

AKURAT.CO Arab Saudi secara resmi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas keberhasilan dalam menyelenggarakan ibadah haji tahun 2025.

Pengakuan ini disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, di Istana Kerajaan Saudi.

Melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al Rabiah, Arab Saudi menyoroti kualitas pelayanan, ketertiban, dan kesiapan Indonesia dalam mengelola jemaah—yang jumlahnya terbanyak di dunia, yaitu 221.000 orang.

Fase kritis Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) disebut berlangsung tertib dan disiplin, menjadi sorotan utama keberhasilan tahun ini.

Tak hanya itu, fasilitas yang disiapkan Arab Saudi juga dinilai meningkat pesat, berdampak pada menurunnya angka kematian jemaah dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mengenal Greta Thunberg, Aktivis Swedia yang Diculik Militer Israel!

Meski begitu, Arab Saudi turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat padatnya lalu lintas di jalur Armuzna.

Apresiasi ini langsung ramai diperbincangkan warganet, menjadikan tagar #HajiArmuzna dan frasa "Saudi Apresiasi Indonesia" trending di platform X.

Banyak netizen mengekspresikan rasa bangga dan mengapresiasi dedikasi para petugas haji Indonesia.

“Tiap senyum jemaah yang dilayani, itu hasil kerja keras ratusan petugas yang nggak kelihatan capek. Kalian keren banget! Makasih udah rawat para lansia dengan penuh kasih. #HajiArmuzna,” tulis akun @Vie_noviy.

“Ikut bangga karena Saudi Apresiasi Indonesia atas pelayanan yang diberikan kepada jamaah, termasuk pemberian makanan dan minuman yang tepat waktu,” tulis akun @freecsia.

Apresiasi dari Arab Saudi ini tak hanya menjadi bentuk pengakuan internasional atas profesionalisme Indonesia, tetapi juga dorongan untuk terus meningkatkan mutu layanan haji di masa depan. (Aqila Shafiqa Aryaputri/magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.