Akurat

Iduladha Momentum Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Ahada Ramadhana | 7 Juni 2025, 18:41 WIB
Iduladha Momentum Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

AKURAT.CO Memperingati Hari Raya Iduladha, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bermuhasabah, merenung dan menata kembali komitmen dalam merangkul perempuan serta melindungi anak-anak, sebagai fondasi Indonesia yang lebih baik.

Merujuk pada pesan Rasulullah SAW dalam khutbah Haji Wada, dia menyoroti pentingnya memperlakukan perempuan dengan lembut, mulia dan menjadikan anak-anak sebagai prioritas perlindungan. Yakni dengan memuliakan perempuan dan anak, saling menyayangi, melindungi, membesarkan dengan cinta dan iman.

"Rasulullah SAW menegaskan untuk memperlakukan perempuan-perempuanmu dengan baik, santun, dan adil. Mereka adalah teman setia yang harus di jaga hak dan martabatnya," ungkap Arifah, Sabtu (7/6/2025).

Dari Padang Arafah, tempat perjumpaan antara manusia dengan Tuhannya, umat Islam diingkatan untuk berhenti sejenak, merenung lalu melangkah dengan niat mulia.

Baca Juga: Perluas Akses Keadilan Perempuan dan Anak hingga Akar Rumput, Kementerian PPPA Teken PKS Bersama Kemenhum

"Mari kita rangkul perempuan-perempuan tangguh, lindungi anak-anak penerus bangsa dan tanamkan benih harapan menuju Indonesia yang adil dan setara” ujarnya.

Dia menambahkan, Rasulullah SAW juga mengingatkan umatnya untuk menunaikan hak-hak perempuan dan kewajiban melindungi mereka, baik secara lahiriah maupun batiniah.

"Perempuan memiliki hak untuk meningkatkan kualitas hidup dan memaksimalkan potensinya, sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa," jelasnya.

Menurutnya, tantangan ke depan masih besar, namun semangat perjuangan untuk melihat perempuan Indonesia semakin berdaya dan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

"Kita sedang menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045 dan itu hanya bisa tercapai bila setiap perempuan di hormati dan setiap anak di lindungi, tutup Menteri PPP," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.