Ternyata Ini Alasan Kemenkomdigi Batasi Gratis Ongkir 3 Hari dalam Sebulan, Apa Saja?

AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 8 Tahun 2025 yang membatasi promo gratis ongkos kirim (gratis ongkir) di platform e-commerce hanya berlaku selama 3 hari dalam satu bulan.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memperkuat jalur distribusi nasional dan menjaga konektivitas ekonomi hingga pelosok negeri.
Ia menekankan bahwa industri pos, kurir, dan logistik bukan hanya soal pengiriman barang, tetapi infrastruktur ekonomi dan sosial penting.
Direktur Pos dan Penyiaran Kemenkomdigi, Gunawan Hutagalung, menambahkan bahwa pembatasan promo ini adalah upaya untuk menciptakan harga layanan yang sehat dan berkelanjutan, serta menjaga agar distribusi dan pengantaran barang tetap efisien dan adil
Alasan Pembatasan Gratis Ongkir oleh Kemenkomdigi
1. Menciptakan Persaingan Sehat di Industri E-commerce dan Logistik
Pembatasan ini dilakukan untuk mendorong persaingan yang sehat antara para pelaku bisnis e-commerce dan penyelenggara layanan pos komersial.
Dengan membatasi masa promo gratis ongkir, diharapkan tidak ada pihak yang menjual produk di bawah harga pokok penjualan (HPP) sehingga merugikan keberlangsungan usaha dan industri logistik.
2. Menjaga Keberlanjutan Industri Logistik dan Kurir
Kemenkomdigi menegaskan pentingnya menjaga agar industri logistik dan kurir tidak mengalami kerugian akibat promo berlebihan yang merugikan mitra kurir.
Dengan aturan ini juga diharapkan dapat melindungi para kurir dari beban kerja yang tidak adil akibat promo ongkir yang sering membebankan mereka.
3. Mengatur Promo Gratis Ongkir yang Efisien dan Berjangka
Regulasi ini mengatur agar promo gratis ongkir dilakukan secara berjangka dan terbatas.
Hal ini mengikuti prinsip bahwa ongkir adalah bagian dari biaya yang harus dihitung dengan adil sehingga subsidi tidak membebani salah satu pihak secara berlebihan.
Ketentuan ini juga memungkinkan perpanjangan promo setelah evaluasi oleh Kemenkomdigi.
Ketentuan Peraturan Menteri Komdigi Nomor 8 Tahun 2025
Pasal 45 ayat 4 dalam Permen tersebut mengatur bahwa diskon yang membuat tarif layanan pos komersial berada di bawah biaya pokok layanan hanya dapat diterapkan maksimal 3 hari dalam sebulan.
Diskon yang tidak menyebabkan tarif di bawah biaya pokok bisa dilakukan sepanjang tahun tanpa batasan waktu.
Selain itu, penyelenggara dapat mengajukan perpanjangan masa promo dan akan dievaluasi oleh Kemenkomdigi berdasarkan harga rata-rata industri agar persaingan tetap adil dan sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








