Akurat

Pemerintah Minta Maaf Atas Pemadaman Listrik di Bali, Pemulihan Dilakukan Bertahap

Siti Nur Azzura | 3 Mei 2025, 14:54 WIB
Pemerintah Minta Maaf Atas Pemadaman Listrik di Bali, Pemulihan Dilakukan Bertahap

AKURAT.CO Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah turut prihatin atas pemadaman listrik yang terjadi di Pulau Bali pada Jumat (2/5/2025) sore.

Mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, Prasetyo turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Kami menerima laporan mengenai gangguan kelistrikan di Pulau Bali, dan atas arahan Presiden, kami segera melakukan koordinasi dengan Direktur Utama PLN serta jajaran terkait. Pemerintah mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan," ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/2/2025).

Baca Juga: Bali Blackout, PLN Cari Penyebabnya

Berdasarkan laporan yang dihimpun, pemadaman listrik terjadi akibat gangguan pada kabel laut yang menghubungkan sistem kelistrikan Pulau Jawa dan Bali. Gangguan tersebut menyebabkan trip pada seluruh pembangkit listrik di sistem Bali, sehingga memicu pemadaman luas di sejumlah wilayah.

Wilayah terdampak mencakup Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan. Beberapa fasilitas strategis seperti rumah sakit dan bandara sempat terganggu, namun langsung menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan.

"Dalam waktu sekitar 45 menit, jajaran PLN berhasil memulihkan sebagian besar pasokan listrik di Bali. Pemulihan masih terus dilakukan secara bertahap, dengan tetap mengutamakan stabilitas dan keselamatan sistem," jelasnya.

Di saat yang sama, dia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim PLN yang telah bekerja cepat, tangguh, dan profesional di tengah kondisi darurat.

"Atas nama Presiden dan pemerintah, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan komitmen rekan-rekan PLN di lapangan. Pemerintah terus memantau proses pemulihan secara intensif dan akan memastikan bahwa layanan publik kembali berjalan normal secepat mungkin," tutup Prasetyo yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden.

Sebelumnya, Pemadaman listrik total atau blackout terjadi sejak pukul 16.00 WITA di seluruh Pulau Bali pada hari ini, Jumat (2/5/2025). Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana mengatakan, adanya gangguan sistem kelistrikan yang membuat pasokan listrik ke Bali terhenti.

"Saat ini terjadi gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan terhentinya pasokan listrik di sebagian wilayah Bali," ujar I Wayan Eka dalam keterangannya, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Permintaan Mobil Listrik Keluarga di Indonesia Melonjak, Pemerintah Dorong Produksi 7-Seater EV

Pihaknya juga masih melakukan proses investigasi mengenai penyebab gangguan tersebut. Dia juga memastikan, perseroan saat ini terus mengupayakan pemulihan sistem kelistrikan Bali.

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat melakukan pemulihan akibat blackout tersebut.

Menurutnya, kurang dari 30 menit setelah kejadian, suplai listrik sudah kembali masuk secara bertahap. Pada Pukul 18.30 WITA sebesar 50% pelanggan terdampak sudah berhasil normal kembali.

"Ratusan personel PLN disertai peralatan lengkap telah diterjunkan untuk fokus melakukan perbaikan secara bertahap agar sistem kelistrikan dapat segera normal kembali," tukas pria yang akrab disapa Greg tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.