Akurat

Andi Sinulingga: Pemuda AMPI Harus Jadi Motor Hilirisasi untuk Kesejahteraan Rakyat

Oktaviani | 19 April 2025, 23:26 WIB
Andi Sinulingga: Pemuda AMPI Harus Jadi Motor Hilirisasi untuk Kesejahteraan Rakyat

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) menggelar diskusi bertema "Pemuda Bicara Hilirisasi untuk Kesejahteraan Rakyat” di Café Lobi-Lobi, SCBD, Jakarta, Sabtu (19/4/2025).

Acara ini menjadi ruang penting bagi kader muda AMPI dan para tokoh nasionalis untuk menggali peran strategis pemuda dalam mendorong hilirisasi nasional.

Ketua Satgas Hilirisasi, Andi Sinulingga, hadir sebagai narasumber dan memberikan dorongan kuat agar AMPI tidak hanya jadi penonton dalam pembangunan nasional.

"AMPI harus mampu mengambil peran nyata dalam proses hilirisasi. Kehadiran saya di sini bentuk dukungan penuh terhadap kader muda yang siap bekerja dan berkontribusi untuk Partai Golkar,” tegas Andi.

Ia menekankan bahwa hilirisasi bukan sekadar program ekonomi, tetapi agenda besar yang menyentuh langsung kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Peringati Hari Kartini dan Hari Anak Sedunia, AMPG Hadirkan Perpustakaan Keliling Lahadalia

Karena itu, menurutnya, generasi muda wajib jadi jembatan antara kebijakan negara dan implementasi nyata di lapangan.

Mirwan Vauly, tokoh muda lainnya, turut menyuarakan pentingnya kesiapan sumber daya manusia sebagai pondasi kesuksesan hilirisasi.

Ia menilai SDM Indonesia saat ini masih menghadapi kesenjangan kualitas yang menghambat optimalisasi gagasan besar bangsa.

“Infrastruktur SDM adalah kunci. Tantangannya, ada jarak antara mimpi besar negara dan kesiapan orang-orangnya. AMPI harus menjawab tantangan itu,” ujar Mirwan.

Diskusi ini diharapkan menjadi titik awal gerakan konkret dari AMPI untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya adaptif dan kompeten, tapi juga siap menjadi aktor utama dalam hilirisasi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.