Akurat

Pemerintah Beri Satu Hari Kerja Fleksibel bagi ASN, Cegah Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran

Paskalis Rubedanto | 4 April 2025, 18:26 WIB
Pemerintah Beri Satu Hari Kerja Fleksibel bagi ASN, Cegah Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran

AKURAT.CO Menjelang arus balik libur Lebaran 2025, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, mengimbau seluruh instansi pemerintah untuk tetap menjamin pelayanan publik berjalan optimal.

Dalam upaya mendukung kelancaran arus balik, Kementerian PANRB menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No. 3 Tahun 2025 tentang penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), melalui skema Flexible Working Arrangement (FWA) pada Selasa, 8 April 2025.

Surat ini ditandatangani langsung oleh Menteri Rini pada Jumat (4/4/2025), usai menerima masukan dari Kementerian Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga: Stasiun Gambir Jadi Titik Ramai Arus Balik Lebaran, Penumpang Tembus 16.700 Orang

"Kita ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan mobilitas masyarakat saat arus balik tetap aman dan nyaman. Penyesuaian pelaksanaan tugas ini dilakukan dengan mempertimbangkan fleksibilitas dan tetap memastikan terjaganya kualitas layanan," kata Rini dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (4/4/2025).

Penyesuaian ini, merupakan tambahan dari pengaturan FWA sebelumnya yang tertuang dalam SE Menteri PANRB No. 2 Tahun 2025, yang mengatur FWA selama empat hari sebelum libur nasional, yakni 24–27 Maret 2025.

Kini, satu hari tambahan diberikan pada 8 April 2025 untuk memberikan ruang mobilitas saat puncak arus balik.

Instansi pemerintah pusat dan daerah, diminta mengatur FWA secara proporsional sesuai karakteristik tugas dan fungsi masing-masing, dengan tetap menjamin akuntabilitas dan keterukuran kinerja ASN, serta tidak mengganggu kelangsungan layanan publik.

Pelayanan publik yang bersifat esensial dan langsung menyentuh masyarakat juga diimbau untuk tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga: Aturan DHE SDA Prabowo Jadi Salah Satu Alasan RI Kena Tarif Timbal Balik Trump?

Pengaturan jadwal kerja yang efisien, penyediaan petugas layanan yang memadai, serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama agar layanan tetap prima selama masa arus balik.

Rini juga menekankan, pentingnya kolaborasi antar pimpinan instansi dalam mengelola tugas dan fungsi selama periode ini.

"Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Momen arus balik menjadi wujud nyata bagaimana kita bisa menjaga kualitasnya dengan tetap memberikan ruang bagi ASN untuk menjalankan tugas secara adaptif, sebagaimana arus mudik yang dapat dilakukan dengan baik," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.