Akurat

Masuk Daerah Termiskin di Jatim, Probolinggo Bakal Jadi Percontohan Program Sekolah Rakyat

Rizky Dewantara | 3 April 2025, 22:51 WIB
Masuk Daerah Termiskin di Jatim, Probolinggo Bakal Jadi Percontohan Program Sekolah Rakyat

AKURAT.CO Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan menjadi proyek percontohan untuk membantu warga dari keluarga kurang mampu.

"Program Sekolah Rakyat akan segera digulirkan di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo sebagai proyek percontohan," kata Saifullah di Kompleks Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, dikutip Antara, Kamis (3/4/2025).

Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini menjelaskan, salah satu tujuan dari program itu adalah memuliakan keluarga miskin dan mendukung mereka menuju kesejahteraan. Dengan pendidikan yang lebih baik, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan Indonesia.

Baca Juga: Mensos Kunjungi Kiai Tapal Kuda, Minta Dukungan Pembangunan Sekolah Rakyat

"Program Sekolah Rakyat itu akan dijalankan di seluruh Indonesia, dengan target satu kabupaten atau kota memiliki setidaknya satu sekolah rakyat. Dalam rangka merealisasikan program ini, Kementerian Sosial (Kemensos) mengharapkan dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Bupati Probolinggo," katanya.

Selain itu, Kabupaten Probolinggo termasuk salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jatim. Namun dengan adanya Program Sekolah Rakyat dan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, diharapkan perekonomian lokal bisa berkembang dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

"Kami memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo dalam mempersiapkan konsep Sekolah Rakyat. Kami berharap Kabupaten Probolinggo dapat menjadi contoh dalam implementasi Program Sekolah Rakyat," tuturnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Harus Punya Terbosan Baru, DPR: Agar Tak Dicap untuk Anak Miskin

Diketahui, melalui Sekolah Rakyat pemerintah akan menyediakan fasilitas pendidikan mulai dari SD hingga SMA dengan kapasitas yang diharapkan mencapai 1.000 murid di setiap jenjang pendidikan.

"Sekolah itu akan difokuskan pada anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya program itu diharapkan keluarga miskin dapat bangkit dan meraih kesejahteraan,” ujar Mensos.

Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan pihaknya siap menjadi salah satu daerah prioritas untuk proyek Program Sekolah Rakyat. Sebab, pihaknya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan segera melanjutkan persiapan lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.