Susunan Danantara Bersih dari Titipan Politik, Bukti Presiden Prabowo Kedepankan Meritokrasi

AKURAT.CO Struktur Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah diumumkan.
Struktur kepengurusan ini diyakini bersih dari unsur titipan politik.
Mantan Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, mengatakan, susunan pengurus BPI Danantara tersebut merupakan refleksi dari komitmen Presiden Prabowo Subianto yang lebih mengedepankan meritokrasi.
"Susunan nama-nama ini merupakan refleksi konkret dari komitmen Presiden Prabowo Subianto yang memastikan kepengurusan Danantara terlepas dari titip menitip politik. Sebaliknya, mengedepankan rekam jejak dan merit system," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga: Danantara Indonesia Menempati Peringkat 6 SWF Terkuat di Dunia
Arief menyoroti bahwa susunan struktur Danantara banyak diisi nama-nama berkaliber dunia.
Dengan berbagai latar belakang dan rekam jejak mumpuni sesuai keahlian di bidang masing-masing.
Menurutnya, hal ini semakin menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.
"Presiden Prabowo secara tegas dan lugas menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen di masa kepemimpinan beliau. Di mana, Danantara yang dikelola oleh ekspert kelas dunia adalah satu wujud nyata ikhtiar menuju ke sana," ucap Arief.
Baca Juga: Survei KedaiKOPI: Mayoritas Publik Percaya pada Transparansi Danantara
Ia meyakini, hadirnya Danantara juga akan membuat aset-aset strategis negara bisa dimanfaatkan secara lebih optimal.
"Hadirnya Danantara akan memastikan konsolidasi aset-aset strategis negara yang dikelola secara profesional, transparan dan berkelanjutan. Insya Allah, terus amanah dan istiqomah untuk umat dan bangsa," ungkap Arief.
Diketahui, dalam struktur pengurus BPI Danantara terdapat sejumlah posisi yang menjadi sorotan.
Salah satunya posisi Dewan Penasihat yang diisi tokoh-tokoh dunia, seperti Ray Dalio, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, Chapman Taylor dan Thaksin Shinawatra.
Baca Juga: Tiga Syarat Agar Danantara Bisa Dipercaya, Termasuk Hukuman Mati bagi Koruptor
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








