Bakal Perluas Partisipasi, Menpora Dukung Terus Majelis Tilawah Al-Qur'an Antarbangsa

AKURAT.CO Majelis Tilawah Al-Qur'an Antarbangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-15 secara resmi ditutup Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (21/3/2025) malam.
Kompetisi ini diikuti peserta dari lima negara dan menghadirkan para qori dan qoriah muda berbakat.
"Senang sekali kegiatan Majelis Tilawah Al-Qur'an Antarbangsa DMDI ke-15 ini dapat terlaksana. Pesertanya dari lima negara dan semuanya adalah generasi muda yang sangat hebat. Apalagi, dua hari ini Kemenpora berkesempatan mendengar lantunan Al-Qur'an yang sangat indah dari para peserta," jelasnya, melalui keterangan yang diterima, Sabtu (22/3/2025).
Menpora menekankan bahwa ajang ini menjadi bagian dari diplomasi antarnegara, sekaligus mendorong penguatan wadah bagi para qori dan qoriah.
"Ini sekaligus bagaimana juga saya sampaikan gerakan diplomasi untuk menggerakkan wadah qori dan qoriah dan juga perlombaan dari MTQ. Jadi saya apresiasi, terutama kepada Ketum DMDI Indonesia, Datuk Said Ali Idrus. Dan semoga ini bisa selalu diselenggarakan setiap tahunnya," katanya.
Menpora memastikan, Kemenpora akan terus mendukung kegiatan serupa di masa depan, termasuk memperluas partisipasi dari lebih banyak negara.
"Ya, pastinya kegiatan seperti ini, apalagi ini melibatkan negara-negara lain, pasti kami dukung. Kalau hari ini ada lima negara, semoga penyelenggaraan selanjutnya ada penambahan negara lagi dalam rangka memperkuat hubungan kita dengan negara tetangga," ungkapnya.
Baca Juga: Peran Perempuan di Bidang STEM dalam Al-Qur'an dan Hadis
Juara MTQ dari Papua Barat
Sementara itu, Ketua Umum DMDI Indonesia yang juga Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, menyatakan kebanggaannya atas hasil kompetisi yang kembali dimenangkan oleh qori dari Indonesia.
"Alhamdulillah, selesai MTQ antarbangsa ke-15 Dunia Melayu Dunia Islam. Alhamdulillah, pemenangnya tetap dari Indonesia dan ini dari Papua Barat. Mudah-mudahan saja pembinaan generasi qurani di Papua Barat makin baik. Dan kami juga berterima kasih ke DMDI dan PP AMPG yang mulai dari awal mendukung kegiatan ini," ujarnya.
Said juga mengapresiasi kolaborasi antara DMDI dan PP AMPG yang mendukung penyelenggaraan kompetisi ini sejak awal, baik di Kemenpora maupun di Masjid Istiqlal.
Acara ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang memahami Al-Qur'an dengan lebih baik.
Baca Juga: Seminar dan Workshop Mukjizat Al-Qur'an 2025 Ungkap Bukti Ilmiah dan Strategi Dakwah
"Harapan kami, nanti ada anak-anak muda yang memang memahami Al-Qur'an lebih baik hari ini dan akan datang. Dan muncul generasi-generasi qurani yang bisa membangun bangsa dan negara di negeri kita yang tercinta ini," katanya.
Terkait target keikutsertaan negara lain, Said menyebut bahwa pada awalnya ada 12 negara yang berencana ikut serta, namun beberapa di antaranya tidak memenuhi persyaratan usia.
"Ya, sebenarnya yang mau datang kemarin itu ada 12 negara. Dan waktu pendaftaran akhir dikarenakan umurnya itu kurang. Jadi, dia kan kita minimal umurnya 18 tahun, yang dikirim 16 tahun, maka tidak masuk dia di dalam kategori itu. Jadi, insya Allah tahun depan itu kita targetkan itu 15 negara," jelasnya.
Lebih lanjut, Said menyebut bahwa Indonesia masih menjadi tuan rumah untuk tahun depan karena dinilai mampu memberikan pelayanan yang baik bagi peserta dan penyelenggara.
"Jadi, harapan kawan-kawan dari semua negara Dunia Melayu Dunia Islam, Indonesia tetap menjadi tuan rumah. Karena sejak kita menjadi tuan rumah, pelayanan dan seluruh segala sesuatunya tentang kepentingan MTQ ini bisa diselesaikan dengan baik. Karena kerja sama Dunia Melayu Dunia Islam dan PP AMPG benar-benar solid di dalam dan kuat di luar," jelasnya.
Baca Juga: 5 Ayat Al-Qur'an yang Cocok Dibaca Saat Peringatan Isra Mi'raj 2025
Berikut Daftar Juara MTQ Antarbangsa ke-15 DMDI:
Kategori Qori
1. Muhammad Fauji Rahman, dari Papua Barat
2. Mohamad Zakiuddin Bin Hanafi, Johor
3. Muhammad Saaddrudin Syahmi, Singapura
4. Nasoikhul Ibad, Jawa Timur
5. Ahmad Nabil Mubarak, DI Yogyakarta
6. Moh. Sahran Bin Dato Hj. Termizi - Perak
Kategori Qoriah
1. Nurul Hidayati, Nusa Tenggara Barat
2. Annisa'ul Milikhah, Sumatera Barat
3. Muzayatul Millah Said, Papua Barat
4. Nafisatul Millah, Jakarta
5. Marzian Binti Mohd Deli, Kedah
6. Narazlina Binti Ibrahim, Selangor
Dengan suksesnya penyelenggaraan Majelis Tilawah Al-Qur'an Antarbangsa DMDI ke-15 ini, Indonesia semakin mengukuhkan posisi sebagai pusat pengembangan tilawah Al-Qur'an di kawasan Melayu-Islam.
Harapannya, ajang ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak negara yang berpartisipasi di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Rakyat Jelata dalam Al-Qur'an dan Hadis Nabi: Apa Maknanya dan Untuk Konteks Apa Penggunaannya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








