BPKH Limited Luncurkan 60 Bus Baru, Tingkatkan Layanan Jemaah Haji dan Umrah

AKURAT.CO BPKH Limited terus berinovasi dalam meningkatkan layanan bagi jemaah haji dan umrah. Pada Rabu lalu, lembaga ini secara resmi meluncurkan 60 unit bus baru di pool bus Huda Al-Hijaz, Jummum, Makkah, Arab Saudi.
Bus-bus tersebut akan dioperasikan untuk mendukung mobilitas jemaah selama di Tanah Suci.
Dari total 60 bus yang diluncurkan, 35 unit di antaranya merupakan hasil investasi melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan dua perusahaan transportasi terkemuka, Huda Al-Hijaz dan Kayan Almashaer.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam pengelolaan keuangan haji yang dijalankan BPKH melalui BPKH Limited.
Dengan armada baru tersebut, diharapkan mobilitas jemaah menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien, seiring meningkatnya jumlah jemaah setiap tahun.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Anggota Dewan Pengawas BPKH, M. Dawud Arif Khan dan Mulyadi, serta Anggota Badan Pelaksana BPKH, M. Arif Mufraini.
Baca Juga: Profil Angie Carvalho, Kontestan Indonesian Idol yang Curi Perhatian dengan Suara yang Unik
Turut hadir juga Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, MA, serta Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Dr. H. Nasrullah Jasam, Lc., M.A.
Perwakilan industri haji dan umrah dari Indonesia pun hadir, seperti Maktour Group, Arminareka Perdana, Koperasi ABM Amphuri Tisaga Multazam Utama, Alia Wisata, Asosiasi BERSATHU, dan konsorsium Go-Hajj.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, M. Arif Mufraini, menekankan pentingnya investasi ini dalam mendukung kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah.
“Investasi ini bukan hanya menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih modern, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” kata Arif.
Dia juga menambahkan bahwa kehadiran bus-bus baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi jemaah serta mendukung upaya BPKH dalam memperbaiki kualitas layanan.
Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, MA, dari Kementerian Agama RI, menggarisbawahi pentingnya transportasi andal dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
“Mobilitas jemaah adalah aspek paling krusial dalam ibadah haji dan umrah. Dengan adanya armada baru ini, kami berharap perjalanan jemaah menjadi lebih nyaman dan efisien, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia,” ujarnya.
CEO Kayan Almashaer, Khaled Meshfer Al Hashlan, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan menghadirkan layanan transportasi yang profesional dan tepat waktu.
“Kami berkomitmen menyediakan layanan terbaik dengan standar tertinggi dalam keamanan dan kenyamanan. Kolaborasi ini akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para jemaah,” kata Khaled.
Chairman of Board of Director Huda Al-Hijaz, Abdulrahman Al-Ghamdi, menambahkan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat berkolaborasi dalam proyek ini.
“Dengan pengalaman kami di sektor transportasi, kami bertekad memastikan seluruh bus yang dioperasikan memenuhi standar keamanan dan kenyamanan tertinggi. Kolaborasi ini merupakan langkah maju dalam memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah,” ujarnya.
Peluncuran armada baru ini diharapkan dapat menjadi model investasi berkelanjutan dalam sektor transportasi haji dan umrah.
Langkah ini juga mendukung tujuan strategis BPKH dalam mengelola dana haji dengan memberikan manfaat nyata bagi para jemaah.
Melalui BPKH Limited, BPKH terus berupaya menghadirkan solusi inovatif dalam pelayanan haji dan umrah, memastikan jemaah mendapatkan pelayanan terbaik yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan logistik di Tanah Suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










