Kepala Daerah Diminta Optimalkan Forkopimda Tangani Konflik Sosial dan Ekonomi

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, meminta Kepala Daerah untuk mengoptimalkan peran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menangani berbagai potensi konflik sosial dan ekonomi.
Sebab, stabilitas politik dan keamanan daerah menjadi kunci keberlanjutan pembangunan nasional.
"Stabilitas daerah adalah fondasi stabilitas nasional. Kepala daerah harus bersinergi dengan Forkopimda untuk memastikan situasi tetap kondusif. Jika daerah stabil, investasi akan masuk, ekonomi tumbuh, dan masyarakat sejahtera," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (27/2/2025).
Dia menuturkan, pentingnya kepemimpinan daerah dalam menjaga stabilitas daerah serta memanfaatkan peluang di tengah dinamika global untuk kemajuan Indonesia. Presiden Prabowo Subianto berada di jalur yang tepat (on the right track) dalam memanfaatkan situasi geopolitik dunia untuk kepentingan nasional.
Baca Juga: DPN APTI Titip 5 Hal ke Kepala Daerah Demi Jaga Kedaulatan Ekonomi Pertembakauan
"Saat ini, dunia menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks, tetapi Presiden Prabowo sudah berada di jalur yang tepat dalam memanfaatkan situasi ini demi kepentingan Indonesia. Kita harus mendukung kebijakan yang memperkuat posisi Indonesia di kancah global, baik dalam bidang ekonomi, pertahanan, maupun diplomasi," ujarnya.
Sebagai pembelajaran, dia mengingatkan agar Indonesia tidak mengulangi kesalahan yang pernah terjadi di negara-negara lain, seperti Yugoslavia dan Sudan. Di mana, ketidakstabilan politik dan konflik internal menyebabkan perpecahan negara.
"Kita harus belajar dari sejarah. Yugoslavia pecah karena perpecahan internal yang tidak terkelola dengan baik. Sudan mengalami hal yang sama. Jangan sampai Indonesia mengalami hal serupa. Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus semakin kuat," katanya.
Dia mengajak seluruh kepala daerah untuk terus berinovasi dan berkolaborasi guna menghadapi tantangan zaman.
"Jangan pernah berhenti berinovasi. Kita menghadapi dunia yang berubah cepat, sehingga hanya dengan kerja sama dan inovasi kita bisa menjaga Indonesia tetap maju dan kuat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








