Akurat

Demo Indonesia Gelap, Golkar: Sampaikan Suara, Tapi Jangan Anarkis

Paskalis Rubedanto | 20 Februari 2025, 18:01 WIB
Demo Indonesia Gelap, Golkar: Sampaikan Suara, Tapi Jangan Anarkis

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, menilai demonstrasi bertagar #IndonesiaGelap merupakan peringatan untuk waspada kepada masyarakat dan juga pemerintah.

Dia mengatakan, demonstrasi merupakan salah satu cara masyarakat untuk menyalurkan aspirasi yang tidak bisa disampaikan secara langsung.

"Oleh karena itu disampaikan melalui lapangan terbuka dengan jumlah tertentu. Dan kita menghargai juga karena dalam sistem demokrasi ya suara rakyat ini harus didengar begitu. Dan kita tahu bahwa yang muncul di dalam suara rakyat adalah keresahan-keresahan," kata Nurul di sela acara HUT ke-57 Fraksi Partai Golkar, di lapangan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

"Saya pikir ini bagus ya, untuk kemudian membuat alert waspada," tambahnya.

Baca Juga: Respons Tagar Indonesia Gelap, Luhut: Yang Gelap Itu Kau

Anggota Komisi I DPR ini menegaskan, pemerintah harus mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh para mahasiswa tersebut.

"Artinya kita betul-betul oh ini yang diinginkan, jadi jangan sampai kebablasan juga, baik dalam pemerintahan ataupun masyarakat dalam menjalankan sistem demokrasi ini. Jadi kita saling mendengarkan kemudian juga saling menghargai gitu," tuturnya.

Nurul pun meminta masyarakat dan semua pihak untuk tidak takut menyalurkan aspirasi. Namun tetap harus konstruktif dan tidak sembrono.

"Enggak papa sih menurut saya demo itu ya wajar-wajar saja, kita juga jangan takut, jangan takut juga menyalurkan aspirasi Tapi lakukan itu dengan cara-cara yang konstruktif ya, tidak kemudian anarkis karena kalau sampai anarkis kan tidak hanya merusak segelintir tapi juga negara inilah, artinya stabilitas politik kan berimbas pada stabilitas ekonomi gitu," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.