Kemendukbangga Luncurkan Program Quick Win Persiapkan SDM Menuju Bonus Demografi

AKURAT.CO Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) meluncurkan lima program Quick Win sebagai langkah nyata untuk mengoptimalkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan keberlanjutan pembangunan keluarga yang berkualitas.
Baca Juga: Pemerintah Daerah dan KPU Diminta Segera Selesaikan Masalah Data Kependudukan
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji mengatakan, Indonesia saat ini berada dalam periode bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan dengan usia non-produktif. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Bonus demografi hanya akan membawa dampak positif jika usia produktif memiliki akses yang luas terhadap lapangan kerja formal, sehingga berkontribusi terhadap perekonomian nasional serta penerimaan pajak negara," katanya, Kamis (20/2/2025).
“Lima program Quick Win ini dirancang untuk memastikan bahwa bonus demografi dapat benar-benar menjadi keuntungan bagi pembangunan nasional,” tambahnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Indonesia memiliki 190,98 juta jiwa dalam kelompok usia produktif. Namun, dari data Kemenkeu tahun 2024, hanya 69,1 juta yang terdaftar sebagai wajib pajak individu.
Selain itu, data BPS Tahun 2024 juga mengungkapkan bahwa angka partisipasi kerja formal masih menunjukkan kesenjangan, di mana hanya 36,32% perempuan yang bekerja dalam sektor formal dibandingkan dengan laki-laki sebesar 45,81%.
Wihaji menjelaskan, program ini mencakup Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Gerakan Ayah Teladan (GATE), Lansia Berdaya, Taman Asuh Anak (TAMASYA), serta integrasi layanan keluarga melalui SuperApps.
Pertama, program GENTING berupaya mendorong orang tua asuh memberikan bantuan berupa tambahan nutrisi, non nutrisi seperti perbaikan rumah layak huni, air bersih hingga edukasi pencegahan stunting.
Kedua, program GATE bertujuan membentuk generasi yang lebih kuat dan tangguh serta menghindari dampak negatif akibat ketiadaan figur ayah dalam keluarga melalui konsorsium komunitas Ayah Teladan.
Ketiga, program Lansia Berdaya berupaya menyediakan layanan home care berbasis komunitas bagi lansia yang tidak mendapatkan perawatan oleh anak-anak mereka, bantuan layanan kesehatan gratis di puskesmas dan RSUD tanpa rujukan, serta pemberdayaan lansia sesuai kapasitas mereka di sektor pekerjaan yang relevan.
Keempat, program TAMASYA berupa daycare unggul yang berstandar tinggi dengan kolaborasi antara lembaga pemerintah dan swasta agar orang tua yang bekerja tetap dapat memastikan anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan berkualitas.
Kelima, Layanan SuperApps AI menjadi terobosan dalam meningkatkan akses informasi dan layanan bagi masyarakat yang berfungsi untuk mengoptimalkan ketahanan keluarga serta mendukung kebijakan berbasis data yang lebih akurat dan efisien.”
Baca Juga: Bonus Demografi Jadi Beban Jika RI Cuma Jadi Pasar Produk Impor
Ia berharap, program ini dapat mengoptimalkan bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini. Dalam meningkatkan kualitas kependudukan dan pembangunan keluarga.
“Lima Quick Win ini hadir sebagai jawaban atas berbagai fenomena kependudukan di Indonesia yang memerlukan kebijakan sebagai upaya negara hadir di tengah masyarakat," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







