Akurat

Efisiensi Anggaran Tuai Kontra, Menteri HAM Natalius: Percayakan ke Presiden Prabowo

Siti Nur Azzura | 13 Februari 2025, 13:46 WIB
Efisiensi Anggaran Tuai Kontra, Menteri HAM Natalius: Percayakan ke Presiden Prabowo

AKURAT.CO Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, meminta semua pihak untuk memercayakan kebijakan mengenai efisiensi anggaran kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dia pun menegaskan, Kementerian HAM merupakan kementerian pertama yang menyatakan siap dan tidak protes terhadap kebijakan tersebut.

"Saya singkat saja bapak pimpinan, karena nanti giliran setelah saya banyak juga. Intinya saja, bahwa Kementerian HAM di hari pertama kebijakan efisiensi oleh presiden, saya menyatakan siap dan boleh cek di semua media," kata Pigai dalam rapat kerja membahas rekonstruksi anggaran 2025, bersama Komisi XIII DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/2/2025).

"Dan sampai hari ini yang mengucapkan siap dan tidak terpengaruh cuma Kementerian HAM. Boleh cek di televisi, di media, cuma satu-satunya yang menyatakan siap dan tidak terpengaruh," tambahnya.

Baca Juga: Di Tengah Efisiensi Anggaran, OIKN Minta Tambahan Rp8,1 Triliun

Dia juga mengungkap, suasana kantor Kementerian HAM sama sekali tidak ada yang berubah meski anggaran dipangkas.

"Dan itu saya buktikan, kantor hari ini di Kementerian HAM berjalan normal. Satu lampu pun tidak padam, apalagi kerja dari rumah, matikan listrik. Kita baru dialog dan diskusi, orang sudah ketakutan," urainya.

Maka dari itu, mantan aktivis HAM ini meminta seluruh pihak untuk percaya kepada Prabowo selaku kapten atau nahkoda kapal. Meski terombang-ambing, Pigai percaya Prabowo tidak akan menjerumuskan rakyat Indonesia dengan kebijakan yang dibuat.

"Saya meyakini presiden adalah kapten kapal yang mengarungi samudera bergelombong. Percaya saja kapten kapalnya, dia akan berlabuh mengatarkan rakyatnya di tepian samudra," tuturnya.

"Tidak mungkin seorang patriotik negarawan bangsawan, presiden menjerumuskan bangsanya. Oleh karena itulah saya menyatakan siap dan tidak terpengaruh," tutup Pigai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.