Akurat

Anggaran Kementerian PAN RB Dipangkas 47 Persen Menjadi Rp208,08 Miliar

Ahada Ramadhana | 12 Februari 2025, 19:16 WIB
Anggaran Kementerian PAN RB Dipangkas 47 Persen Menjadi Rp208,08 Miliar

AKURAT.CO Anggaran Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dipangkas Rp184,9 miliar, atau47 persen dari pagu APBN 2025.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, menjelaskan pagu anggaran yang diterima sebelumnya sebesar Rp392,98 miliar. Setelahnya dilakukan efisiensi sebesar Rp184,9 miliar, sehingga anggaran setelah efisiensi adalah Rp208,08 miliar.

"Efisiensi yang mencapai 47 persen dari pagu awal ini tidak termasuk belanja pegawai Rp133 miliar," kata Rini dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Dia menjelaskan, efisiensi ini dilakukan pada program kerja, dukungan manajemen, hingga operasional kantor. Di mana, dilakukan untuk dua program utama, yaitu program dukungan manajemen dari Rp 251,08 miliar menjadi Rp 179,37 miliar atau terjadi efisiensi sebanyak Rp 71,71 miliar.

Baca Juga: Dampak Efisiensi, Anggaran Polri Turun Jadi Rp106 Triliun Tahun Ini

"Sedangkan program lain yakni kebijakan pembinaan profesi dan tata kelola aparatur sipil negara serta program kebijakan pembinaan profesi dan tata kelola ASN dari Rp 141,89 miliar menjadi Rp 28,7 miliar, efisiensi Rp 113,18 miliar," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan efisiensi anggaran demi kepentingan rakyat.

Namun, dia mengakui ada pihak-pihak, termasuk dari internal pemerintahan, yang menentang kebijakan ini.

"Ada yang melawan saya, ada. Dari birokrasi, merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil. Saya mau menghemat uang, uang itu untuk rakyat," ujar Prabowo dalam Pembukaan Kongres Ke-XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025).

Prabowo menegaskan, dirinya tidak akan goyah menghadapi pihak-pihak yang mencoba mempertahankan anggaran yang tidak efisien. Dia memerintahkan jajarannya, untuk memastikan tidak ada pengeluaran yang mubazir atau disalahgunakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.