Anggaran Kementerian PAN RB Dipangkas 47 Persen Menjadi Rp208,08 Miliar

AKURAT.CO Anggaran Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dipangkas Rp184,9 miliar, atau47 persen dari pagu APBN 2025.
Menteri PANRB, Rini Widyantini, menjelaskan pagu anggaran yang diterima sebelumnya sebesar Rp392,98 miliar. Setelahnya dilakukan efisiensi sebesar Rp184,9 miliar, sehingga anggaran setelah efisiensi adalah Rp208,08 miliar.
"Efisiensi yang mencapai 47 persen dari pagu awal ini tidak termasuk belanja pegawai Rp133 miliar," kata Rini dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Dia menjelaskan, efisiensi ini dilakukan pada program kerja, dukungan manajemen, hingga operasional kantor. Di mana, dilakukan untuk dua program utama, yaitu program dukungan manajemen dari Rp 251,08 miliar menjadi Rp 179,37 miliar atau terjadi efisiensi sebanyak Rp 71,71 miliar.
Baca Juga: Dampak Efisiensi, Anggaran Polri Turun Jadi Rp106 Triliun Tahun Ini
"Sedangkan program lain yakni kebijakan pembinaan profesi dan tata kelola aparatur sipil negara serta program kebijakan pembinaan profesi dan tata kelola ASN dari Rp 141,89 miliar menjadi Rp 28,7 miliar, efisiensi Rp 113,18 miliar," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan efisiensi anggaran demi kepentingan rakyat.
Namun, dia mengakui ada pihak-pihak, termasuk dari internal pemerintahan, yang menentang kebijakan ini.
"Ada yang melawan saya, ada. Dari birokrasi, merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil. Saya mau menghemat uang, uang itu untuk rakyat," ujar Prabowo dalam Pembukaan Kongres Ke-XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025).
Prabowo menegaskan, dirinya tidak akan goyah menghadapi pihak-pihak yang mencoba mempertahankan anggaran yang tidak efisien. Dia memerintahkan jajarannya, untuk memastikan tidak ada pengeluaran yang mubazir atau disalahgunakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







