Eki Pitung Bangga dan Apresiasi Prabowo Sambut Erdogan dengan Budaya Betawi

AKURAT.CO Ketua Umum Dewan Adat Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (DA Bamus Betawi), Muhammad Rifqi atau Eki Pitung, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang menyambut Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dengan prosesi adat Betawi.
Menurutnya, kedatangan Presiden Erdogan ke Tanah Betawi merupakan suatu kehormatan besar bagi masyarakat Betawi, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki.
Baca Juga: Diguyur Hujan, Prabowo Ogah Dipayungi Saat Sambut Erdogan di Halim Perdanakusuma
Presiden Erdogan Disambut dengan Adat Betawi
Setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Presiden Erdogan disambut dengan Tarian Selamat Datang dan musik khas Betawi.
Rombongan kemudian menuju Hotel Ritz-Carlton Jakarta, di mana anak-anak remaja Betawi yang mengenakan pakaian adat kembali menyambut dengan hangat.
Presiden Prabowo Subianto dan Erdogan turut menghampiri anak-anak tersebut, yang tampak membawa bendera kecil Merah Putih dan bendera Turki.
Kedua pemimpin dunia ini bahkan meluangkan waktu untuk berfoto bersama serta menunjukkan gestur penghormatan dengan mencium tangan anak-anak yang hadir.
Momen tersebut menciptakan suasana penuh kehangatan budaya dan persaudaraan.
Baca Juga: Presiden Erdogan Kunjungi Indonesia, Siap Bahas Kerja Sama dengan Prabowo
Eki Pitung: Budaya Betawi Wajah Bangsa
Eki Pitung menilai penyambutan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga dan menghormati kearifan budaya lokal.
"Kami bangga dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah menghormati kearifan budaya Betawi dalam menyambut Presiden Erdogan. Ini menunjukkan bahwa Jakarta sebagai ibu kota tetap menjunjung tinggi tradisi lokal sebagai wajah bangsa," ujar Eki Pitung kepada awak media pada Selasa,(12/2).
Harapan agar Tradisi Adat Tetap Dipertahankan
Dewan Adat Bamus Betawi berharap prosesi adat dalam penyambutan tamu negara dapat dipertahankan dan menjadi bagian dari identitas bangsa.
Eki Pitung mengingatkan bahwa sebelumnya, Presiden Erdogan disambut dengan adat Bali saat berkunjung ke Pulau Dewata.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga tradisi lokal Jakarta dalam menerima tamu negara.
"Budaya adalah pagar depan rumah kita. Oleh karena itu, kami berharap setiap tamu negara maupun tokoh internasional yang berkunjung ke Jakarta dapat disambut dengan adat dan tradisi Betawi sebagai bagian dari identitas budaya bangsa kita," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









