Komitmen Kitabisa Wujudkan Tempat Kerja Inklusif dan Adil Bagi Ibu dan Perempuan

AKURAT.CO Kitabisa terus berkomitmen, untuk terus mewujudkan tempat kerja yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi semua karyawan, termasuk ibu bekerja dan perempuan.
Kitabisa percaya, perempuan berhak mendapatkan kesempatan yang setara dalam berkarir sambil menjalani peran sebagai ibu.
Oleh karena itu, Kitabisa telah mengimplementasikan beberapa kebijakan yang memungkinkan perempuan dan ibu bekerja untuk terus membersamai keluarga secara optimal tanpa harus mengorbankan karir mereka.
Baca Juga: PP Muhammadiyah Gandeng Kitabisa Luncurkan Program Sedekah Asuransi Jiwa Jaga WargaMu
Dengan adanya komitmen ini, membawa Kitabisa meraih penghargaan Anugerah Avirama Nawasena dari SBM ITB untuk kategori Organisasi & Budaya Kerja, Keberagaman-Kesetaraan-Inklusi (DEI).
"Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus pengingat tentang pentingnya komitmen kita terhadap pemberdayaan perempuan dalam dunia yang semakin mengedepankan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial," kata Head of People and Culture Kitabisa, Rebeka Artawati, Jumat (7/2/2025).
Beberapa kebijakan yang sudah diterapkan, di antaranya memberikan cuti melahirkan selama 3,5 bulan dan cuti ayah selama 5 hari, dan bagi ibu menyusui diperbolehkan untuk bekerja dari rumah (WFH) hingga anak usia 2 tahun.
Kebijakan ini, sejalan dengan komitmen Kitabisa terhadap keberlanjutan. Rebeka menyebutkan, dengan mendukung pemberian ASI eksklusif dan WFH bisa membantu perusahaan untuk menghindari 3,37 ton CO2 dari sampah plastik kantong ASI dan 12,2 ton CO2 dari pengurangan perjalanan kantor.
Ditambah lagi, saat ini 36 persen pimpinan di Kitabisa adalah perempuan, angka yang melampaui rata-rata nasional sebesar 28 persen.
Baca Juga: Kitabisa Luncurkan Beasiswa Tunas di Mempawah, Fokus Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan
Dia menuturkan, Kitabisa percaya bahwa kebijakan kerja yang baik harus berlandaskan pada kebutuhan nyata karyawan, divalidasi oleh data, dan mampu memberikan dampak positif.
"Penghargaan ini merupakan langkah kecil tetapi penting bagi Kitabisa untuk menciptakan masa depan kerja yang lebih inklusif, setara, dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa setiap langkah kecil dapat memicu gerakan yang lebih besar," pungkas Rebeka.
Sebagai informasi, Anugerah Avirama Nawasena adalah penghargaan tahunan dari SBM ITB kepada individu, perusahaan, UMKM, dan organisasi nirlaba yang berinovasi untuk ekonomi masa depan Indonesia yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






