Bertemu Presiden Prabowo, Jusuf Kalla Beri Masukan Soal Pangan dan Energi

AKURAT.CO Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/2/2025).
Dalam pertemuan itu, JK juga turut serta dalam rapat terbatas yang dihadiri sejumlah menteri, termasuk Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Usai pertemuan, Mentan Amran mengungkapkan, JK memberikan berbagai masukan terkait sektor pangan dan pertanian. Ia menilai pengalaman JK dalam bidang tersebut sangat berharga.
"Pak JK banyak memberikan masukan, terutama tentang penyerapan gabah, pengalaman revolusi hijau, hingga program Bimas. Ini semua menjadi catatan penting bagi kami," ujar Amran di Istana Merdeka.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, JK juga membahas kedaulatan energi dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Waspada Jangan Sampai Ketipu! 5 Ciri Link DANA Kaget Palsu yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Terlambat
Ia mengakui bahwa banyak pandangan yang disampaikan JK terkait sektor energi.
"Dalam pertemuan itu, Pak JK memberikan berbagai sumbang saran, terutama tentang kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan perekonomian nasional. Diskusi berjalan produktif, dan hasilnya sangat positif," kata Bahlil.
JK juga menyoroti kebijakan subsidi gas LPG 3 kg, yang telah berjalan sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode pertama.
Menurut Bahlil, JK menekankan, skema subsidi ini tidak mengalami perubahan signifikan selama dua dekade terakhir, meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah meningkat dua kali lipat.
"Pak JK mengingatkan bahwa kebijakan subsidi LPG ini sudah berjalan sejak beliau menjadi Wakil Presiden periode pertama. Saat itu, kurs dolar masih Rp8.000, sedangkan sekarang sudah Rp16.000. Namun, mekanisme subsidi kita masih sama seperti tahun 2004 atau 2005," ujar Bahlil.
Selain itu, JK juga menekankan pentingnya penataan ulang distribusi gas bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
"Pak JK menyampaikan bahwa distribusi subsidi LPG perlu ditata ulang. Salah satunya, pengecer yang ada saat ini bisa diatur menjadi sub-pangkalan agar lebih tertib," ungkap Bahlil.
Baca Juga: Menghadap Prabowo, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan
Pertemuan ini menunjukkan, JK masih aktif berkontribusi dalam kebijakan nasional, terutama dalam sektor pangan dan energi yang menjadi perhatian utama pemerintahan Prabowo Subianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










