Akurat

Menghadap Prabowo, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan

Atikah Umiyani | 4 Februari 2025, 17:29 WIB
Menghadap Prabowo, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan

AKURAT.CO Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk menghadap ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Mentan mengatakan, ada dua topik utama yang dibahas dalam pertemuan bersama Presiden.

Pertama, yaitu mengenai produksi beras dalam negeri yang mengalami peningkatan.

Baca Juga: Mentan Optimis Swasembada Pangan Terwujud di NTT dalam Tiga Tahun

"Hari ini kami dipanggil Bapak Presiden Republik Indonesia membahas tentang pangan, khususnya produksi beras. Di mana, BPS kemarin mengumumkan bahwa produksi beras Januari, Februari, Maret itu naik 50 persen dibanding tahun lalu," ujar Mentan.

Menurutnya, produksi beras dalam negeri juga bisa dipastikan surplus pada April nanti dengan angka diperkirakan mencapai empat juta ton.

"Total produksi sampai Maret delapan juta ton, kemudian sampai April perkiraan 13-14 juta ton. Artinya apa? Januari sampai April ada surplus empat juta ton. Saya ulangi, perkiraan sampai April ada surplus itu empat juta ton. Nah, empat juta ton ini yang harus diserap oleh Bulog," jelas Mentan.

Baca Juga: Kick Off Hari Desa, Mentan Amran Ajak Kades Seluruh Indonesia Jaga Ketahanan Pangan

Selain mengenai produksi beras, pertemuan Mentan dengan Presiden Prabowo juga turut membahas kesiapan dalam mengadapi datangnya Bulan Suci Ramadan.

Mentan memastikan bahwa ketersediaan pangan pada saat Ramadan masuk dalam kategori aman.

"Yang kedua adalah persiapan menghadapi Ramadan. Kita menjaga agar pasokan pangan, minyak goreng, kemudian daging, beras, Insya Allah aman. Stok kita banyak, ada dua juta ton di Bulog, ini kita siapkan," ujarnya.

Baca Juga: Temui Jaksa Agung, Mentan Minta Kejagung Kawal Proyek Strategis Nasional

Selain itu, Mentan juga meyakini, harga pangan menjelang Ramadan bisa dipastikan berjalan stabil.

"Kami yakin menghadapi Bulan Suci Ramadan nanti, kami yakin pangan relatif stabil. Itu yang kami bahas," ujarnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK