Akurat

Megawati Minta Anak-anak Korban Perang Diselamatkan demi Masa Depan Peradaban

Paskalis Rubedanto | 3 Februari 2025, 10:06 WIB
Megawati Minta Anak-anak Korban Perang Diselamatkan demi Masa Depan Peradaban

AKURAT.CO Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, bicara mengenai tanggung jawab untuk menjaga masa depan anak-anak di belahan dunia manapun demi masa depan peradaban dunia.

Termasuk korban dan penyintas perang di Palestina dan Ukraina saat ini.

Hal itu disampaikan Megawati dalam sambutannya saat menghadiri pertemuan Unbroken 5P Kids Alliance di Museum San Salvatore in Lauro, Roma, Italia, Minggu (2/2/2025) malam waktu setempat.

Hadir dalam pertemuan ini, sejumlah menteri dan duta besar, pejuang kemanusiaan, aktivis The Unbroken Kids Alliance dan anak-anak korban perang di Palestina dan Ukraina.

"Saya sangat bangga dan merasa terhormat berada dalam forum sangat luar biasa ini. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga masa depan anak-anak di belahan dunia manapun mereka berada karena mereka adalah harapan masa depan bagi peradaban dunia," jelas Megawati.

Baca Juga: Ancaman Perang Tarif AS-China dan Efek Domino bagi Perdagangan Global

Menurut Ketua Umum PDIP itu, apa yang dilakukan Unbroken Kids Alliance ini merupakan misi dan tugas mulia karena telah berjuang menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban perang antarnegara.

"Itu artinya telah menyelamatkan masa depan peradaban dunia," ujar Megawati.

"Kami dari Indonesia memberikan apresiasi tertinggi kepada para pejuang kemanusiaan. Kalian semua telah menyelamatkan dunia, kalian telah melaksanakan langkah besar karena anak-anak korban perang adalah permata untuk masa depan peradaban yang lebih baik. Anak-anak kita akan melanjutkan misi kita membangun dunia yang lebih damai dan berkeadilan," tambahnya menerangkan.

Dalam kesempatan ini, Megawati didampingi puteranya M. Rizki Pratama dan puterinya yang juga Ketua DPR, Puan Maharani; Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey; Ketua DPP PDIP, Bintang Puspayoga; Guru Besar Fakultas Hubungan Internasional Universitas St.Petersburg, Connie Rahakundini Bakrie; dan Wakil Kepala BPI, Rima Agristina.

Agenda ini masih menjadi rangkaian pertemuan World Leaders Summit on Children's Rights di Vatikan, Senin (3/2/2025).

Baca Juga: Indonesia vs Jepang: Perang Taktik Futsal Lawan Hector Souto dan Reuni Keisuke Takahashi

Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus, akan membuka forum ini.

Tampak juga hadir Pendiri 5P Global Movement, Arsjad Rasjid, yang juga memberikan sambutan.

Untuk diketahui, gerakan 5P ini mencakup lima pilar utama yaitu Peace (Perdamaian), Prosperity (Kesejahteraan), People (Manusia), Planet (Planet) dan Partnership (Kemitraan).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.