Akurat

Ramadhan 2025 Diperkirakan Dimulai Maret: Umat Muslim Bersiap Sambut Bulan Suci

Eko Krisyanto | 22 Januari 2025, 18:47 WIB
Ramadhan 2025 Diperkirakan Dimulai Maret: Umat Muslim Bersiap Sambut Bulan Suci

AKURAT.CO Ramadhan 2025 diperkirakan akan tiba lebih awal dibanding tahun sebelumnya, dengan awal puasa jatuh pada Maret.

Perkiraan ini membawa antusiasme bagi umat Muslim yang menantikan bulan suci untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan ketakwaan.

Suasana khas Ramadhan, seperti sahur, berbuka puasa bersama, dan salat tarawih, juga menjadi bagian yang dinanti.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan Bimas Islam Kemenag RI, 1 Ramadhan 1446 H diperkirakan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Hal ini juga sejalan dengan perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT) yang digunakan oleh Muhammadiyah.

Baca Juga: Tegas, Prabowo Siap Ambil Alih Lahan Hutan Lindung dari Perusahaan Tak Taat Aturan

Namun, penetapan resmi awal puasa tetap akan diumumkan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama RI, yang menggunakan metode rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) dan hisab (perhitungan astronomis).

Sidang ini sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2024 tentang penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah. Jika kriteria visibilitas hilal belum terpenuhi, maka awal puasa bisa bergeser dari perkiraan awal.

Jadwal sidang isbat untuk menentukan 1 Ramadhan 1446 H akan diinformasikan lebih lanjut.

Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1446 H

Berdasarkan kalender nasional, berikut jadwal libur Idul Fitri 2025:

- Senin, 31 Maret 2025: Idul Fitri 1446 H (libur nasional)

- Selasa, 1 April 2025: Idul Fitri 1446 H (libur nasional)

- Rabu, 2 April 2025: Cuti bersama Idul Fitri

- Kamis, 3 April 2025: Cuti bersama Idul Fitri

- Jumat, 4 April 2025: Cuti bersama Idul Fitri

- Senin, 7 April 2025: Cuti bersama Idul Fitri

Persiapan fisik dan spiritual jelang Ramadhan menjadi kunci untuk menjalani ibadah puasa dengan optimal.

Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi semua. (Noor Latifah Adzhari)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.