SPPSI Jakarta Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2024-2027, Usung Semangat Patriotisme

AKURAT.CO Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia Jakarta (SPPSI Jakarta) resmi mengukuhkan pengurus baru periode 2024-2027. Acara ini mengusung tema 'Meningkatkan Semangat Patriotisme dalam Mengawal Kelangsungan Bisnis Perusahaan Demi Kemakmuran Pekerja, Bangsa, dan Negara'.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, serta jajaran direksi holding, subholding, dan anak perusahaan Pertamina.
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar beserta jajaran pengurus dan anggota SPPSI Jakarta juga turut memeriahkan kegiatan ini.
Baca Juga: Ahok Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina
Ketua Umum SPPSI Jakarta, Muhamad Anis, menjelaskan bahwa SPPSI Jakarta adalah serikat pekerja yang beranggotakan pekerja waktu tidak tertentu (PWTT) di 30 wilayah kerja Pertamina.
"Kami tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan pekerja, tetapi juga terlibat aktif dalam mendukung kelangsungan bisnis perusahaan yang berdampak pada masyarakat, bangsa, dan negara," ungkapnya.
Dia menambahkan, semangat patriotisme yang diusung serikat pekerja sejalan dengan visi baru Pertamina untuk memperkuat ketahanan, ketersediaan, dan keberlanjutan energi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Kami sebagai pekerja pejuang akan terus mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan," ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis untuk mencapai swasembada energi.
"Saya berharap pengurus SPPSI Jakarta 2024-2027 dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga sustainabilitas perusahaan," katanya.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina di Januari 2025 Naik
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, juga mengapresiasi peran SPPSI Jakarta dalam mendukung kedaulatan energi dan kesejahteraan pekerja.
"Serikat pekerja adalah mitra penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil dan transparan. Mari kita bersatu membawa Pertamina menjadi pilar bangsa," ujar Simon.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli menyampaikan harapannya agar Pertamina menjadi pemimpin dalam membangun hubungan industrial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. "Semoga SPPSI Jakarta dapat terus menjadi jembatan yang kuat antara manajemen dan pekerja," ujarnya.
Acara ini juga diisi dengan talkshow bertema 'Peran Negara dan Mewujudkan Hubungan Industrial BUMN yang Harmonis', yang menghadirkan sejumlah narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan, akademisi, dan praktisi hukum.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, SPPSI Jakarta memberikan santunan kepada Masjid Al Ukhuwah, Kabupaten Bekasi, dan Yayasan Yatim Cahaya Bunda, Jakarta Pusat.
Dengan pengukuhan pengurus baru ini, SPPSI Jakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga keharmonisan hubungan industrial dan mendukung visi Pertamina sebagai perusahaan energi yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









