Program Makan Bergizi Gratis Dipastikan Tak Ganggu Perekonomian Pedagang Kantin

AKURAT.CO Kepala Sekolah SD Negeri 15 Slipi, Yulius, memastikan program makan bergizi gratis (MBG) tidak akan mengganggu perekonomian pedagang kantin.
Sebab, jenis makanan yang didagangkan oleh para pedagang kantin hanya jenis makanan ringan. Sehingga, berbeda dengan paket makanan yang dibagikan program MBG.
"Sementara ini tidak terganggu. Karena kantin tidak menyediakan makanan berat. Jadi hanya makanan-makanan ringan. Jadi secara ekonomi mereka tidak terganggu," kata Yulius kepada wartawan di lokasi, Senin (6/1/2025).
Baca Juga: Budi Arie Optimis Program Makan Bergizi Gratis Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Sementara itu, Yulius juga memastikan bahwa mayoritas siswa suka dengan menu makanan yang diberikan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah. "Dari uji coba sebelumnya, menu-nya rata-rata anak suka ya. Mayoritas itu mereka anak suka ayam," ucapnya.
Bahkan, SPPG Palmerah juga bersedia mengubah menu makanan bagi siswa yang tidak menyukai nasi. "Bahkan ada satu anak, kami di kelas 2, itu yang tidak doyan nasi, sama pihak dapur diberikan kentang. Jadi setiap hari nasinya diganti dengan kentang," ungkapnya.
Seperti diketahui, SD Negeri 15 Slipi menjadi salah satu sekolah yang menjadi sasaran distribusi paket MBG dari SPPG Palmerah. Ada sebanyak 15 kelas dengan total 386 siswa SD Negeri 15 yang menjadi penerima manfaat dari program ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








