Akurat

Jadikan Bulan Rajab sebagai Momentum Evaluasi Diri

Wahyu SK | 1 Januari 2025, 07:30 WIB
Jadikan Bulan Rajab sebagai Momentum Evaluasi Diri

AKURAT.CO Umat Islam diajak agar menjadikan bulan Rajab sebagai momentum untuk refleksi diri. 

Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, dalam Zikir Akbar Spesial Rajab dan Awal Tahun 2025 di Masjid Agung At Tin, Jakarta, Selasa (31/12/2024) malam.

"Coba kita koreksi diri kita. Kalau banyak dosa, maka kita banyak istighfar. Apakah kita sudah banyak istighfar. Rasulullah sehari semalam itu minimal 70 kali. Kita kadang lupa untuk istighfar, padahal Rasulullah diampuni tanpa istighfar," ujarnya.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Sunnah Rajab, Lengkap Niat dan Waktu Pelaksanaan

Dalam kesempatan itu, Cholil mengajak seluruh jemaah untuk beristighfar bersama.

Ia juga mengingatkan bahwa Allah SWT tidak akan mengazab atau menghukum hamba-Nya selama hamba tersebut senantiasa beristighfar atau meminta ampunan.

"Jadi zikir dengan istighfar, zikir dengan baca-bacaan hamdalah. Zikir itu dapat menghindari kita dari azab Allah SWT," katanya.

Baca Juga: Bacaan Doa Awal Bulan Rajab dan Waktu Membacanya

Cholil mengingatkan bahwa azab yang dinilai sebagai hal-hal buruk hanya akan diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang terus berbuat maksiat.

Sedangkan, hal-hal buruk yang menimpa hamba Allah SWT yang taat merupakan ujian.

"Kalau kita ahli maksiat, itu bukan ujian, itu azab," ujarnya.

Dengan demikian, Cholil mengingatkan seluruh umat Islam di Indonesia untuk memanfaatkan momentum bulan Rajab sebagai waktu mengevaluasi diri.

Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Rajab yang Jarang Dibahas oleh Ulama dan Media Keislaman

Terkait dosa-dosa yang telah diperbuat dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Rajab sendiri merupakan salah satu dari empat bulan dalam kalender Islam yang memiliki keistimewaan bagi umat muslim.

Bulan Rajab dianggap mulia dan dihormati karena nilai spiritualnya sangat tinggi.

Baca Juga: Lupa Niat Puasa Bulan Rajab Malam Hari, Bolehkah Diganti di Siang Hari?

Pada tahun 2025, tanggal 1 Januari bertepatan dengan 1 Rajab 1446 Hijriah.

Momen ini menjadi peluang bagi umat Islam untuk memulai tahun baru dengan memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas ibadah.

Bulan Rajab dipandang sebagai waktu yang istimewa untuk meningkatkan ibadah.

Baca Juga: Puasa Sunnah Bulan Rajab 2025, Apakah Boleh Dilakukan Selama Setengah Hari Saja?

Salah satu ibadah yang disarankan adalah puasa sunah Rajab, yang memiliki beragam keutamaan dan menjadi sarana persiapan menuju Bulan Suci Ramadan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK