Akurat

Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2000 Meter, Berikut Jejak Erupsi Gunung Raung

Shalli Syartiqa | 24 Desember 2024, 12:50 WIB
Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2000 Meter, Berikut Jejak Erupsi Gunung Raung

AKURAT.CO Gunung Raung yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, Jawa Timur, mengalami erupsi yang signifikan, Selasa  (24/12/2024).

Erupsi ini terjadi pada pukul 09:30 WIB dan menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung.

Peristiwa ini menambah daftar panjang aktivitas vulkanik dari Gunung Raung yang telah tercatat sebelumnya.

Erupsi Gunung Raung hari ini teramati dengan kolom abu berwarna kelabu kehitaman dan memiliki intensitas tebal yang condong ke arah timur.

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 32 mm.

Masyarakat di sekitar daerah rawan diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi dampak dari erupsi ini.

Baca Juga: Link Nonton Squid Game 2 yang Tayang 26 Desember, Gratis dan Aman Cek di Sini!

Jejak Erupsi Gunung Raung Sebelumnya

Gunung Raung dikenal sebagai salah satu gunung berapi aktif di Indonesia dengan sejarah erupsi yang cukup panjang.

Berikut adalah beberapa catatan penting mengenai aktivitas vulkanik Gunung Raung sebelumnya:

1. Erupsi 2015

Pada tahun ini, Gunung Raung mengalami erupsi besar yang mengakibatkan gangguan penerbangan di beberapa bandara di Jawa Timur dan Bali. Kolom abu mencapai ketinggian lebih dari 2.500 meter.

2. Erupsi 2016

Aktivitas vulkanik kembali meningkat dengan letusan yang menghasilkan awan panas dan abu vulkanik yang menyebar ke wilayah sekitar, menyebabkan evakuasi warga.

3. Erupsi 2020

Gunung Raung kembali menunjukkan aktivitasnya dengan letusan yang menghasilkan kolom abu setinggi 1.500 meter.

Masyarakat di sekitar gunung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas mendekati area rawan.

Erupsi Gunung Raung dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar, terutama dalam hal kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Oleh karena itu, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat telah mengeluarkan imbauan agar warga tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Penggunaan masker sangat disarankan untuk melindungi saluran pernapasan dari partikel abu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.