Satu Keluarga di Ciputat Tewas Diduga Terlilit Pinjol, Pemerintah Diminta Beri Efek Jera bagi Pelaku

AKURAT.CO Kasus satu keluarga muda di Ciputat, Tangerang Selatan, tewas diduga terlilit pinjaman online (pinjol), menimbulkan sorotan banyak pihak. Pemerintah diminta, memperkuat sinergi memberantas pinjol ilegal, yang menerapkan sistem atau model bunga berbunga.
"Tahun ini jumlah pinjol yang diblokir naik tajam, tetapi mereka tetap tumbuh dan muncul lagi yang baru. Seolah tiada ada efek jera dari para pelaku. Kami mendesak agar OJK, Komdigi, dan Polri lebih tegas dalam mengejar para pelaku," ujar Anggota Komisi XI DPR, Tommy Kurniawan (Tomkur), Selasa (17/12/2024).
Tomkur menegaskan, harus ada kebijakan dan regulasi yang mengatur agar pera pelaku pinjol ilegal ini jera. Contohnya, penerapan hukum pidana yang tegas kepada pelaku.
Baca Juga: Pemerintah Didesak Perbaiki Regulasi Pinjol Guna Lindungi Rakyat dan Ketahanan Ekonomi
Politisi PKB itu mengatakan, kejahatan pinjol ilegal sudah dapat dikategorikan sebagai penipuan yang sangat merugikan mayarakat. Untuk itu, pemerintah harus berani untuk memberantas dan menindak tegas para pelakunya.
"Banyak masyarakat yang menjadi korban. Bahkan, ada satu keluarga yang bunuh diri karena terjerat pinjol. Ini masalah serius harus mendapat perhatian," tegasnya.
Dia menegaskan, pemerintah harus serius mengatasi persoalan itu. Koordinasi antara Polri, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta OJK harus terus dioptimalkan dan ditingkatkan, karena mereka tidak bisa berajalan sendiri-sendiri.
"Polri, OJK, dan Komdigi harus bersinergi memberantas pinjol ilegal. Yang paling penting, jangan ada oknum yang bermain mata dengan pelaku pinjol ilegal," jelasnya.
Selain itu, dia juga mendorong agar literasi keuangan di kalangan masyarakat, khususnya anak muda harus terus ditingkatkan. "Agar mereka terhindar dari jebakan dan bujuk rayu pinjol ilegal. Anak muda juga harus ikut melawan pinjol ilegal yang menyengsarakan masyarakat," tandas Tomkur.
Baca Juga: Ridwan Kamil Yakin Program Kredit Mesra Bisa Bebaskan Warga Jakarta dari Jerat Pinjol
Sebelumnya, satu keluarga ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kawasan Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Minggu (15/12/2024).
"Benar ditemukan adanya tiga orang yang telah meninggal di Cirendeu, yang mana korban merupakan satu keluarga," ujar Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP M Agil Sahril saat dikonfirmasi.
Agil menyebutkan, korban YL dan AH ditemukan tewas sudah terbaring kaku di kamar, sedangkan korban AF ditemukan meninggal dalam keadaan gantung diri di dapur dengan menggunakan tali tambang yang terikat di atas kayu plafon.
Korban anak sempat dilarikan ke klinik terdekat di Cirendeu, setelah ditemukan oleh keluarganya. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal. "Diduga motif bunuh diri yang melibatkan satu keluarga dikarenakan terjerat pinjaman online," ujar Agil.
Meski begitu, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban dengan melakukan sejumlah pemeriksaan saksi-saksi. Kasus penemuan mayat satu keluarga di Tangsel tersebut, kini ditangani Polres Tangerang Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







